<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Fadirihifi, Fabehadoho</title>
	<atom:link href="http://niasonline.net/2008/08/28/fadirihifi-fabehadoho/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://niasonline.net/2008/08/28/fadirihifi-fabehadoho/</link>
	<description>A website of Nias people, culture and current affairs</description>
	<lastBuildDate>Fri, 10 Feb 2012 10:47:53 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
	<item>
		<title>By: invokavitman halawa</title>
		<link>http://niasonline.net/2008/08/28/fadirihifi-fabehadoho/comment-page-1/#comment-8937</link>
		<dc:creator>invokavitman halawa</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 Jun 2009 11:04:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://niasonline.net/?p=2251#comment-8937</guid>
		<description>sungguh karya yg luar biasa. masyarakat nias msh beruntung mempunyai pemerhati bahasanya sendiri. kembangkanlah talenta yg dmliki utk kmjuan nias. ya&#039;ahowu ono niha sihino dola.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sungguh karya yg luar biasa. masyarakat nias msh beruntung mempunyai pemerhati bahasanya sendiri. kembangkanlah talenta yg dmliki utk kmjuan nias. ya&#8217;ahowu ono niha sihino dola.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: gadis</title>
		<link>http://niasonline.net/2008/08/28/fadirihifi-fabehadoho/comment-page-1/#comment-8440</link>
		<dc:creator>gadis</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 May 2009 09:19:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://niasonline.net/?p=2251#comment-8440</guid>
		<description>hahaha.... lucu dan gila.........</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>hahaha&#8230;. lucu dan gila&#8230;&#8230;&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: zul azmi sibuea</title>
		<link>http://niasonline.net/2008/08/28/fadirihifi-fabehadoho/comment-page-1/#comment-8036</link>
		<dc:creator>zul azmi sibuea</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 May 2009 08:21:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://niasonline.net/?p=2251#comment-8036</guid>
		<description>typologi penggunaan  instrumen artikulasi suara dalam bahasa nias menghendaki agar  daerah artikulasi  suara  sinambung, kontiniu, tidak loncat - barang kali kalau loncat seperti  misalnya seperti pada kata : aksi - instrumennya adalah  tekak atas  dan  desis ujung lidah ke langit-langit atas masih  dirasakan loncat  dan belum sinambung sehingga diubah agar makin nyaman diucapkan menjadi  asi, atau assi (lihat Morfofonemik bahasa Nias oleh Wa&#039;oezisoekhi  Nazara diatas), dengan  model berfikir yang sama dalam li niha adalah cukup nyaman untuk mengeluarkan kata dengan konsonan : fdrhf  untuk  fadirihifi dan  fbhdh untuk fabehadoho.
yang menarik dalam pengamatan ini adalah  - pengucapan kata dalam bahasa  nias  dikehendaki agar kata yang disampaikan  berada  dalam instrumen artikulasi suara yang sinambung atau berdekatan dan tidak meloncat , misalnya seperti fdrhf - bilabial, dental, ujung lidah bergetar, h mengikuti keluar udara konsonan sebelumnya, kemudian kembali bilabial udara keluar., dengan cara yang sama dapat dibuat dengan  fbdh - fabehadoho.
barangkali ini juga yang membuat kedekatannya dengan pembentukan kata dalam bahasa arab , dimana  informasi dasar  hanya tersimpan  pada barisan konsonan, artinya  akar kata hanya dikenali dari konsonan  misalnya fbdh, apakah fabihuduhu, atau fubihidihi, atau fabahadaha  dst. tergantung pada fungsinya dalam kalimat.
kesimpulan :
* untuk  konsonan, bahasa nias menjaga instrumen artikulasi suara konsonan agar  sinambung, runtut tidak loncat, sedangkan bahasa arab menyimpan seluruh pesan dan akar kata pada  konsonan.
* untuk  vowel, dalam bahasa nias terdapat penambahan konsonan seperti mb, ndr  untuk penyesuaian ke konsonan diatas, sedangkan pada bahasa arab perubahan vowel (a,i,u,e,o) menjadikannya funsional , misalnya kata itu akan berfungsi sebagai benda, verba atau keterangan bahkan menandai tenses..
kira-kira demikianlah menurut  saya, bagaimana menurut anda 
yaahowu
zul azmi sibuea</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>typologi penggunaan  instrumen artikulasi suara dalam bahasa nias menghendaki agar  daerah artikulasi  suara  sinambung, kontiniu, tidak loncat &#8211; barang kali kalau loncat seperti  misalnya seperti pada kata : aksi &#8211; instrumennya adalah  tekak atas  dan  desis ujung lidah ke langit-langit atas masih  dirasakan loncat  dan belum sinambung sehingga diubah agar makin nyaman diucapkan menjadi  asi, atau assi (lihat Morfofonemik bahasa Nias oleh Wa&#8217;oezisoekhi  Nazara diatas), dengan  model berfikir yang sama dalam li niha adalah cukup nyaman untuk mengeluarkan kata dengan konsonan : fdrhf  untuk  fadirihifi dan  fbhdh untuk fabehadoho.<br />
yang menarik dalam pengamatan ini adalah  &#8211; pengucapan kata dalam bahasa  nias  dikehendaki agar kata yang disampaikan  berada  dalam instrumen artikulasi suara yang sinambung atau berdekatan dan tidak meloncat , misalnya seperti fdrhf &#8211; bilabial, dental, ujung lidah bergetar, h mengikuti keluar udara konsonan sebelumnya, kemudian kembali bilabial udara keluar., dengan cara yang sama dapat dibuat dengan  fbdh &#8211; fabehadoho.<br />
barangkali ini juga yang membuat kedekatannya dengan pembentukan kata dalam bahasa arab , dimana  informasi dasar  hanya tersimpan  pada barisan konsonan, artinya  akar kata hanya dikenali dari konsonan  misalnya fbdh, apakah fabihuduhu, atau fubihidihi, atau fabahadaha  dst. tergantung pada fungsinya dalam kalimat.<br />
kesimpulan :<br />
* untuk  konsonan, bahasa nias menjaga instrumen artikulasi suara konsonan agar  sinambung, runtut tidak loncat, sedangkan bahasa arab menyimpan seluruh pesan dan akar kata pada  konsonan.<br />
* untuk  vowel, dalam bahasa nias terdapat penambahan konsonan seperti mb, ndr  untuk penyesuaian ke konsonan diatas, sedangkan pada bahasa arab perubahan vowel (a,i,u,e,o) menjadikannya funsional , misalnya kata itu akan berfungsi sebagai benda, verba atau keterangan bahkan menandai tenses..<br />
kira-kira demikianlah menurut  saya, bagaimana menurut anda<br />
yaahowu<br />
zul azmi sibuea</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Stefanus zai</title>
		<link>http://niasonline.net/2008/08/28/fadirihifi-fabehadoho/comment-page-1/#comment-5236</link>
		<dc:creator>Stefanus zai</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Mar 2009 12:18:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://niasonline.net/?p=2251#comment-5236</guid>
		<description>Aq sEneng x., T&#039;nyata msh ada pihak-pihak yG mw ingAt kebIasaan Qt org Nias ketika brbicara pAda zAman dULu.....
Thanks y pk E.haLawa.
sAya sangat Berharap sUpaya haL2 spt Ini lg bs terus diperhatikan terkait hUbungannya untuk mengantisipasi pUnah&#039;y bahasa2 Nias asLi.....
paLAgi anak zaman  skg yg tidak mw tw mElestarikan budaya2 leluhur Qt boro wangumao anak gaUL.
.............okay</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Aq sEneng x., T&#8217;nyata msh ada pihak-pihak yG mw ingAt kebIasaan Qt org Nias ketika brbicara pAda zAman dULu&#8230;..<br />
Thanks y pk E.haLawa.<br />
sAya sangat Berharap sUpaya haL2 spt Ini lg bs terus diperhatikan terkait hUbungannya untuk mengantisipasi pUnah&#8217;y bahasa2 Nias asLi&#8230;..<br />
paLAgi anak zaman  skg yg tidak mw tw mElestarikan budaya2 leluhur Qt boro wangumao anak gaUL.<br />
&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.okay</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ceria gulo</title>
		<link>http://niasonline.net/2008/08/28/fadirihifi-fabehadoho/comment-page-1/#comment-4452</link>
		<dc:creator>ceria gulo</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Feb 2009 04:54:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://niasonline.net/?p=2251#comment-4452</guid>
		<description>saya suku nias tapi saya tidak bisa berbahasa nias
trinitasgolgata@ymail.com

kirim komennya ya</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya suku nias tapi saya tidak bisa berbahasa nias<br />
<a href="mailto:trinitasgolgata@ymail.com">trinitasgolgata@ymail.com</a></p>
<p>kirim komennya ya</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: asya zega</title>
		<link>http://niasonline.net/2008/08/28/fadirihifi-fabehadoho/comment-page-1/#comment-3890</link>
		<dc:creator>asya zega</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Nov 2008 11:08:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://niasonline.net/?p=2251#comment-3890</guid>
		<description>gokil abizzzzz....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>gokil abizzzzz&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

