Arti dan Makna Salam “Ya’ahowu”

Friday, August 15, 2008
By nias

Oleh: Pdt. Dal. Zendratö, STh.*

Kalau kita ke pulau Nias pasti kita mendengar ucapan Ya’ahowu, demikian sesama orang Nias kalau bertemu diawali dengan ucapan Ya’ahowu. Memang harus demikian. Ya’ahowu adalah salam dalam bahasa daerah Nias. Masalahnya, apakah pengucap atau pemakai salam Ya’ahowu pernah berpikir arti dan makna Ya’ahowu secara bentuk kata (morfologi) ? Karena kata Ya’ahowu sesuatu yang lumrah dan biasa diucapkan oleh masyarakat Nias, lalu untuk apa berpikir sejauh itu, bagi awam merupakan hal yang wajar, tetapi bagi kaum intelektual tidak demikian karena sifat intelektual selalu mencari tahu dan mendapatkan tau akan sesuatu. Untuk itu melalui tulisan ini, penulis menyajikan kepada pembaca uraian kata Yaahowu ditinjau dari segi ilmu bahasa pada umumnya dan dari segi morfologi pada khususnya.

Yaahowu terdiri dari 3 kata yang sudah dipadukan sehingga mendapat bentuk kata baru dan mempunyai arti tersendiri pula. Ketiga kata itu ialah: 1. Howu, 2. A, dan 3. Ya. Pertama, howu dalam bahasa daerah Nias berarti bagian yang lembut, segar dan sedang tumbuh atau berkembang pada suatu tanaman. Sebagai contoh ialah howu lewuö terjemahannya rebung, howu gae artinya bagian tengah batang pisang yang lembut, berwarna putih, segar dan sedang bertumbuh, howu nohi adalah bagian dalam pada puncak pohon kelapa yang berwarna putih, lembut, enak dimakan dan sedang bertumbuh.

Kedua, vokal ‘a’ pada kata ahowu, adalah awalan yang berfungsi menyatakan sifat dari kata yang diawalinya. Jadi bila howu duduk sebagai kata benda maka ahowu duduk sebagai kata sifat. Sehingga ahowu artinya mempunyai sifat seperti howu.

Ketiga, kata ‘ya’ adalah awalan yang berfungsi menyatakan bentuk optatif pada kata ahowu. Apa itu bentuk optatif ? Kata optatif berasal dari bahasa Latin yaitu optare artinya mengingini. Optatif dapat diterjemahkan dengan moga-moga atau sudi apalah kiranya. Bentuk optatif dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris tidak ditemukan, tetapi bentuk optatif ini dapat ditemukan pada bentuk kata kerja dalam bahasa Yunani. Memang dalam bahasa Yunani bentuk optatif hanya dipakai pada kata kerja, tetapi dalam bahasa daerah Nias, selain pada kata kerja dipakai pula pada kata sifat. Contoh: “ya’i’a ia mao” artinya semoga kucing memakannya. Untuk kata sifat “Ya’atulö ndra’ugö mane marafadi” artinya semoga anda tulus seperti merpati.

Jadi Yaahowu artinya ialah semoga lembut, segar dan terus bertumbuh seperti howu.

Pada umumnya pengartian dan pemaknaan kata Ya’ahowu diterjemahkan dengan “selamat”, tapi tidak menampung persis arti yang sebenarnya sebab “selamat” pengertiannya menuju kepada terbebaskannya dari sesuatu bahaya atau maut dan sebagainya.

Lalu bagaimana dengan kata fahowu’õ yang dapatditerjemahkan “berkatilah” ? Kata fahowu’ö merupakan bentuk kata kerja dari kata howu, namun dengan pemahaman memberi sesuatu yang adi kodrati, yang membuat si penerima segar, berbahagia dan terus bertumbuh atau berkembang.

Kembali kepada salam Ya’ahowu, apakah berasal dari kata yang menyatakan yang kodrati yaitu howu atau menyatakan adi kodrati yaitu howu-howu ? Kepada pembaca yang budiman dipersilakan meneliti dan menimbang, namun penulis berpendapat bahwa kata Ya’ahowu berasal dari kata yang menyatakan kodrati yaitu howu dan menjadi kata sifat yaitu ahowu dan terakhir mendapat bentuk optatif yaitu Ya’ahowu.

Kepada pembaca yang budiman dipersilahkan untuk merenungkan kalau dikatakan “Pesta Ya’ahowu” apakah terdapat dalam pemahaman si pengucap bahwa pesta yang mengharapkan atau menginginkan sesuatu yang terus segar, bertumbuh atau sesuatu yang terus segar berkembang, dipersilahkan untuk memberi pendapat.

*Artikel ini muncul dalam Media Warisan (Terbitan Museum Pusaka Nias) Edisi no. 5 tahun I Juni 2000, hal. 7.

Tags:

15 Responses to “Arti dan Makna Salam “Ya’ahowu””

Pages: « 1 [2] Show All

  1. 11
    Rosman B Mendrofa Says:

    Ya’ahowu!!!!! menuru cerita yg pernah saya dengar dari cerita orang tua dulu kata “Yaahowu terdiri dr 2 suk kata yakni “ya’a dan ‘howu”. dmana pengertian kata tersebut adalah ya’a :memberikan(example yaa genau howu howu/ diberkatilah kamu) sedangkan ‘howu ” adlah Berkat karunia dari yang kuasa,secara garis besarnya adlah ‘ permintaan(permhonan kepada yang kuasa agar orang tersebut yang mengucapkan “kata Yaahowu kepada sesamanya mendapat berkat ,karunia……..

    mungkin masih banyak pengertianya tapi saya memberikan tulsan ini agar kita bertukar pikiran tentang apa yang kita ketahui tentang budaya Nias !!!!!!!!!! yaahowu.Rosman B mendrofa!!! jakarta Univ Mputantular

  2. 12
    pariman Says:

    Saya lebih sepakat jika kata YA’AHOWU berarti “Terberkatilah Engkau”, hal ini didasarkan kepada pemberkatan yang dilakukan oleh orang tua kepada anaknya seperti “Ya’ahowu ndraugό nogu” . Jika dibandingkan dalam Alkitab (bahasa Indonesia) dan Soera Ni’amoni’ό (li niha), kata YA’AHOWU adalah terjemahan bebas dari Berbahagialah”. Apapun atinya secara etimologi, Ya’ahowu mengandung makna pemberkatakan dan pengharapan baik dari pemberi salam kepada sesamanya. YA’AHOWU.

  3. 13
    Selomo Says:

    Buat Pariaman,

    Dalam kata Ya’ahowu tidak terkandung pengertian ‘Engkau’. Jadi Ya’ahowu berarti diberkati atau terberkati atau berbahagia. Ya berkaitan dengan pemberkatan dan pengharapan baik seperti kata saudara.

    Selomo

  4. 14
    Arti dan Makna Salam “Ya’ahowu” | UKSU-ITB Says:

    […] sumber:http://niasonline.net/2008/08/15/arti-dan-makna-salam-%E2%80%9Cya%E2%80%99ahowu%E2%80%9D/ […]

  5. 15
    Laoli Yaman Says:

    Ya’ahowu..

    saya hanya mau berbagi bahwa dalam bahasa Nias “HOWU” dapat diartikan sebagai mana penuturan di atas “inti dari tanaman yang segar-lembut” tetapi juga ada mengandung arti lain yaitu “karat”, mohowu=berkarat. Jika pengalangan penyebutan “howu-howu” artinya “berkat, karunia, anugerah”.

    Apakah ada hubungannya Ya’ahowu dengan berkat, karunia, anugerah, butuh penelusuran. Jauh sebelum ada sentuhan budaya luar dan juga sebelum Injil masuk di Nias, orang Nias telah memakai kata tegur sapa “Ya’ahowu”. Orang yang datang biasanya menyapa orang yang dijumpainya “Ya’ahowu” sebagai pertanda tiada permusuhan, maksud kedatangan sanga tamu atau yang melintas adalah damai. Orang yang disapa juga menyahut “Ya’ahowu”

    Jika permusuhan terjadi maka sapaan “Ya’ahowu” tidak mendapat tempat.
    Saya hanya mau katakan bahwa sapaan “Ya’ahowu” mengandung makna “ada damai-berkat, perseteruan dihindari dan persekutuan dipererat”.
    Usai sapaan “Ya’ahowu biasanya disusul dengan jabat tangan, kecuali bagi yang lintas di jalan hanya disahut dengan sapaan serupa “Ya’ahowu”.

Pages: « 1 [2] Show All

Leave a Reply

Kalender Berita

August 2008
M T W T F S S
« Jul   Sep »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031