Pada hari Selasa tanggal 22 Juli 2008 sekitar jam 19.35 WIB terjadi gempa di Lahewa. Menurut sumber Yaahowu di Lahewa, gempa tersebut cukup kuat dan memaksa masyarakat Lahewa keluar rumah.

Segera setelah mendapatkan informasi dari Lahewa, Yaahowu mencoba mengontak Gunungsitoli. Sumber Yaahowu di Gunungsitoli menjelaskan gempa tersebut tidak dirasakan di Gunungsitoli. Menurut hasil pelacakan Yaahowu, gempa tersebut tidak tercatat di situs USGS (US Geological survey) yang setiap hari menayangkan data gempa terkini yang terjadi si seluruh belahan dunia.

Akibat gempa dahsyat bulan Desember 2004 dan Maret 2005, permukaan tanah dan karang di sepanjang pantai Lahewa naik dan pantai mengalami pendangkalan (brk*)

Facebook Comments