Mantan Wapres AS Al Gore mendesak pengerahan upaya “manusia di bulan” untuk mengalihkan pembangkitan energi AS ke sumber-sumber energi bebas karbon (angin, matahari dan lain-lain) dalam kurun waktu 10 tahun.

Ia mengatakan tujuan ini akan memecahkan masalah pemanasan global dan juga krisis ekonomi dan krisis keamanan sumber-sumber alam yang diakibatkan oleh ketergantungan pada bahan bakar fosil.

“Jawaban adalah mengakhiri ketergantungan pada bakar bakar karbon,” kata Gore di depan audiens di Washington.

“Ketika Anda menghubungkan titik-titik, Anda melihat bahwa solusi nyata krisis iklim sama dengan tindakan-tindakan yang diperlukan untuk memperbaharui ekonomi kita dan keluar dari jebakan harga-harga energi yang semakin tinggi.”

Al Gore memperbandingkan tantangan membentuk dana pensiun jaminan sosial dan pembentukan sistem highway antar negara-negara bagian dan juga pendaratan manusia di bulan – semuanya merupakan keberhasilan yang dicapai melalui lebih dari satu periode kepresidenan untuk membawa kedua partai (Demokrat dan Republik) kepada kesepakatan.

The Alliance for Climate Protection – sebuah kelompok yang dipimpin Gore memperikirakan biaya usulan besar ini antara $1.5 triliun – $3 triliun, mencakup pemerintah dan swasta.

Untuk mempercepat transisi ke sumber-sumber energi baru, Gore mengatakan perubahan kebijakan tunggal terpenting adalah “memungut pajak atas yang kita bakar, bukan atas pendapatan kita,” sebuah usul untuk menerapkan pajak atas polusi karbon.

Usulan Gore ini akan merupakan pergeseran penting dalam hal sumber-sumber energi Amerika.

Pada tahun 2005, batu bara mensuplai lebih dari 3.7 miliar kilowat-jam energi listrik Amerika. Tenaga nuklir menyumbang 21 persen, gas alam sebesar 15 persen dan sumber-sumber energi terbarukan (termasuk angin dan matahari) sekitar 8.6 persen.

Al Gore menerima Hadiah Nobel atas perannya mengkampanyekan masalah pemanasan global, sementara film dokumenternya An Inconvenient Truth mendapat hadiah Oscar. (AP/*)

Facebook Comments