Irak mengatakan ledakan bom mobil di satu pasar di kawasan yang umumnya berpenduduk Syi’ah di Baghdad barat hari Selasa menewaskan 51 orang dan melukai 75. Ledakan itu merupakan yang paling mematikan di Baghdad dalam lebih dari tiga bulan.

Ledakan menyulut api yang kemudian melalap satu gedung multi lantai yang terdiri atas toko dan apartemen. Banyak di antara korban terperangkap dalam gedung itu. Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon mengutuk sekeras-kerasnya pengeboman itu menyebutnya serangan keji teroris.

Baghdad sebenarnya relatif tenang sejak tanggal 11 Mei ketika pasukan Amerika dan Irak mematuhi gencatan senjata dengan militan Syi’ah dan menghentikan pertempuran yang berminggu-minggu.

Dalam pada itu – wartawan televisi Irak Muhieddin Abdul-Hamid hari Selasa ditembak mati dekat rumahnya di kota Mosul. (VOA Seksi Indonesia, 18/06/08)

Facebook Comments