Pemerintah Indonesia Hargai Bantuan Kanada Untuk Tsunami

Saturday, June 7, 2008
By nias

*) Sebagian Besar Proyek Akan Selesai April 2009

Ottawa-Kanada, 3 Juni 2008 – Proyek-proyek bantuan Kanada sebagai respons terhadap bencana Tsunami dan Gempa Bumi di Aceh dan Nias, telah menunjukkan dampak yang signifikan. Berbagai proyek tersebut tersebar diberbagai wilayah Aceh dan Nias dan mencakup berbagai sektor mulai dari pengembangan ekonomi, pendidikan, kesehatan, perumahan dan manajemen lingkungan. Meskipun demikian, komitmen dan dukungan Pemerintah dan Rakyat Kanada terhadap upaya pembangunan kembali Aceh dan Nias pasca berakhirnya masa tugas Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) Aceh – Nias pada bulan April 2009 nanti tetap diharapkan.

Demikian kesimpulan yang terungkap pada saat kunjungan Kepala Badan Pelaksana BRR Aceh – Nias Kuntoro Mangkusubroto ke Kanada dari tanggal 29 Mei – 3 Juni 2008. Semua bantuan tersebut sangat berdampak bagi pemulihan Aceh dan Nias. Karena itu Pemerintah Indonesia menghargai dan mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah dan seluruh rakyat Kanada, atas bantuan dan dukungan tersebut serta kerjasama yang erat dalam membangun kembali Aceh dan Nias pasca bencana Tsunami dan Gempa Bumi tahun 2004, jelas Kuntoro Mangkusubroto sebelum berlangsungnya Konferensi Tahunan Federasi Pemerintahan Kota se-Kanada atau FCM (the Federation of Canadian Municipalities), yang diselenggarakan di Quebec City, Sabtu (31/5) yang juga disampaikan kembali pada pertemuan dengan Menteri Kerjasama Internasional Kanada, H.E Minister Beverley J. Oda, 2 Juni 2008 di Gatineau.

Total bantuan Kanada untuk pemulihan Aceh dan Nias mencapai USD 200 juta untuk mendanai 66 proyek dengan bekerja sama dengan berbagai mitra pelaksana. Sejumlah 27 proyek dari total proyek tersebut dilaporkan telah selesai dilaksanakan, sementara sisanya 33 akan diselesaikan sampai April 2009 selama masa kerja BRR di Aceh dan Nias, sementara 6 proyek akan diselesaikan setelah masa kerja BRR berakhir di Aceh dan Nias. Proyek-proyek tersebut berjalan dengan baik dan sesuai dengan yang diharapkan, dengan integritas dan akuntabilitas yang tinggi. Semua bantuan tersebut tersalurkan langsung untuk korban Tsunami dan Gempa Bumi, tambah Kuntoro.

Sebagian besar dari total bantuan (USD 134 Juta) di salurkan untuk pembangunan perumahan yang dilaksanakan oleh Palang Merah Kanada dengan dana berasal dari CIDA (Canadian International Development Agency). 24 dari 66 proyek bantuan Pemerintah Kanada dialokasikan untuk sektor ekonomi dan usaha, yang antara lain, bekerja sama dengan FAO (Food and Agriculture Organization of United Nations) untuk pengembangan pertanian yang berkelanjutan di Kabupaten Pidie dan Kabupaten Aceh Jaya.

Beberapa contoh kontribusi Kanada adalah Palang Merah Kanada yang berperan penting dalam membangun perumahan di Kabupaten Aceh Besar, Aceh Jaya, dan Kepulauan Nias; FCM (the Federation of Canadian Municipalities) yang membantu pengembangan kapasitas Pemerintah Daerah secara signifikan; Universitas McGill yang telah memperkuat program akademik di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Banda Aceh; serta the Development and Peace yang telah membantu membangun perumahan dan aktivitas permukinan dibeberapa area, tambah Kuntoro.

Capaian Rekonstruksi di Aceh dan Nias Secara Umum
Selain untuk mengucapkan terima kasih atas dukungan Pemerintah dan Rakyat Kanada, Kepala Badan Pelaksana BRR Aceh – Nias, Kuntoro Mangkusubroto juga melaporkan perkembangan capaian kegiatan Rekonstruksi dan Rehabilitasi pasca Tsunami dan Gempa Bumi di Aceh dan Nias. Dikatakannya bahwa sampai April 2008, jumlah rumah baru permanen yang selesai dibangun berjumlah 108.756 unit, dari target awal 120.000; jalan yang selesai dibangun sepanjang 2.542 km, dari kebutuhan 3.000 km; bandara/airstrip yang telah selesai dibangun sejumlah seluruhnya 11 unit dari total 11 yang rusak; dan gedung sekolah yang selesai dibangun sebanyak 991 unit, dari jumlah yang rusak sebanyak 1.139 unit.

Beberapa capaian telah melampaui besaran kerusakan/kebutuhan awal, termasuk lahan pertanian yang selesai direhabilitasi seluas 96.819 ha, dari total kerusakan seluas 60.00 ha; Pelabuhan laut yang telah selesai berjumlah 18 unit, dari tota kerusakan 14 unit; serta jumlah fasilitas kesehatan yang telah selesai dibangun mencapai 781 unit dari jumlah kerusakan awal sebanyak 127 unit. Khusus untuk fasilitasi kesehatan, saat ini Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, telah memiliki jumlah fasilitas yang mencapai dua kali lipat dari rata-rata nasional di Indonesia. (Sumber: Situs www.e-aceh-nias.org)
***
Untuk Informasi Lebih Lanjut:
Mirza Keumala
Juru Bicara BRR NAD – Nias
+628126989519

Leave a Reply

Comment spam protected by SpamBam

Kalender Berita

June 2008
M T W T F S S
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30