Sebuah tim ilmiah berhasil mengekstraksi gen-gen harimau Tasmania yang telah punah dan menghidupkan kembali gen-gen itu pada makhluk hidup yang lain.

Tim tersebut menempatkan DNA tilasin (thylacine, nama lain untuk harimau Tasmania) ke dalam embrio tikus “untuk mendorong respons dalam organisme hidup lainnya”, yang menurut Dr. Andrew Pask merupakan yang pertama kali dilakukan dari suatu spesies punah.

DNA tilasin direproduksi dalam tubuh tikus dan menunjukkan fungsi biologis, yang memberi harapan jenis harimau yang telah punah itu mungkin suatu saat bisa diklon.

Temuan tim ilmiah dari Universitas Melbourne, Australia, ini diterbitkan dalam jurnal ilmiah PLoS ONE hari ini dengan judul: Resurrection of DNA Function In Vivo from an Extinct Genome yang ditulis bersama oleh Andrew J. Pask, Richard R. Behringer1 dan Marilyn B. Renfree.

Profesor Marilyn Renfree yang terlibat dalam penelitian itu mengatakan penemuan ini sangat penting.

“Untuk spesies-spesies yang telah punah, metode kami menunjukkan bahwa akses kepada keanekaragaman hayati genetik mereka mungkin belum hilang total,” katanya. Namun dia mengatakan usaha ke arah kloning harimau tasmania masih jauh.

Profesor Mike Archer, Dekan Ilmu Pengetahuan di University of New South Wales memimpin projek untuk menghidupkan kembali binatang-binatang yang telah punah melalui penghidupan kembali DNA.

“Bisakah Anda menghidupkan kembali seekor tilasin ? Secara teknis menurut saya sangat sulit saat ini tetapi di sisi lain temuan ini merupakan langkah yang cukup penting ke arah ini dan saya sangat gembira,” kata Professor Archer dalam penjelasannya kepada radio lokal ABC.

Professor Archer berharap harimau tasmania bisa dihidupkan kembali dalam masa hidupnya.

“Secara pribadi saya yakin ini akan terjadi. Kami sedang mengerjakan sejumlah projek penelitian yang serupa dengan ini. Saya memiliki sebuah kelompok yang melakukan riset terhadap binatang Australia langka yang lain dan kami yakin hal ini kemungkinannya besar,” katanya.

Harimau Tasmania atau yang dikenal dengan Thylacine (Thylacinus cynocephalus) adalah binatang asli Australia dan New Guinea. Thylacine punah dari daratan benua Australia ribuan tahun sebelum orang Eropa menginjakkan kaki di Australia, tetapi masih bertahan di Pulau Tasmania di selatan benua Australia. Harimau Tasmania terakhir mati di kebun binatang Hobart pada tahun 1936. (Berita: ABC & Plos ONE, foto: Wikipedia)

Facebook Comments