Jajak pendapat online yang diselenggarakan Situs Yaahowu sejak tanggal 11 Februari 2008 memperlihatkan persaingan ketat dua pasangan calon gubsu-wagubsu: Tri Tamtomo – Benny Pasaribu (TRIBEN) dan RE Siahaan – Suherdi (PASS). Hingga Selasa 8 April 2005 pukul 1.30 WIB, TRIBEN telah menyabet 77 suara (36%) sementara PASS 63 suara (29%).

Di tempat ketiga adalah pasangan Syamsul Arifin – Gatot Pujonugroho yang mendapat 24 suara (11%). Sementara itu pasangan Abdul Wahab Dalimunthe – Raden Muhammad Safri meraih 17 suara pengunjung (8%) dan pasangan Ali Umri – Maratua Simanjuntak meraih 16 suara (7%), satu suara di bawah pemilih pasangan “Tidak Ada” (tidak memilih siapa pun) yang meraih 17 suara.

Dari pengamatan Redaksi, penguatan peraihan suara pasangan TRIBEN terjadi sekitar 3 minggu terakhir, sementara pasangan RE Siahaan – Suherdi unggul pada minggu-minggu pertama.

Apakah hasil jajak pendapat ini merupakan gambaran sesungguhnya dari pilkada Sumut yang akan datang ? Agak sulit menjawabnya. Salah satu kelemahan online polling seperti ini adalah kemungkinan orang yang sama memilih berkali-kali. Hal ini bisa diminimalkan tetapi tidak dapat dihilangkan sama sekali. Sebagai contoh, dalam polling di situs ini seseorang yang menggunakan komputer yang sama tidak akan bisa memasukkan suara berkali-kali dalam waktu yang hampir bersamaan. Akan tetapi bisa saja orang yang sama menggunakan komputer yang lain untuk memasukkan suaranya kembali.

Kita berharap melalui pilkada ini masyarakat Sumatera Utara memilih pasangan gubsu-wagubsu yang mampu membawa pembaharuan yang positif ke dalam segala aspek kehidupan masyarakat Sumatera Utara. (*)

Facebook Comments