Nias (SIB)
Warga Kelurahan Pasar Kota Gunungsitoli yang berada di Jalan Sirao Kecamatan Gunungsitoli sudah tiga tahun pasca gempa tidak pernah menikmati air bersih yang disalurkan oleh PDAM Tirtanadi Cabang Gunungsitoli.

Menurut warga Kelurahan Pasar Kota Gunungsitoli, David kepada sejumlah wartawan, kamis (20/3) warga mengeluhkan pelayanan air bersih sejak pasca gempa bumi 28 Maret 2005 sampai saat ini belum terpasang meteran air bersih yang dikelola PDAM Tirtanadi Cabang Gunungsitoli.

“Kami merasa dirugikan, apakah pihak PDAM sengaja memperlambat pemasangan meteran padahal sudah lama dinyatakan dalam dengar pendapat di DPRD Nias pada tahun 2007 bahwa dalam tempo satu minggu akan memasang meteran kepada setiap warga yang korban bencana gempa bumi tahun 2005,” katanya.

Selanjutnya David mengatakan, pasca rehabilitas dan rekonstruksi perumahan hingga sekarang ini masih banyak juga rumah yang telah dibangun sendiri namun dan tidak ditempati karena tidak ada air bersih untuk kebutuhan keluarga.
Hal itu diakui oleh salah seorang pengusaha Nias Motor yang bergerak di bidang penjualan alat-alat kendaraan. Pihaknya tidak berani menempati rumahnya yang berada di Jalan Sirao Kelurahan Pasar Kota Gunungsitoli karena air bersih masih belum disalurkan.

Pihak pengusaha Nias Motor juga menyampaikan keluhannya tentang bantuan perumahan bagi rumah yang hancur total akan diberi bantuan oleh BRR. Rumah mereka yang telah hancur telah dibangun kembali secara pribadi tapi hingga sekarang ini bantuan yang dijanjikan oleh pihak BRR belum juga dicairkan. Padahal berbagai persyartan berupa fotocopy dan surat keterangan lebih diserahkan kepada tim. Masih banyak warga yang korban gempa yang rumahnya hancur total belum direalisasikan oleh BRR. Namun yang disayangkan banyak penerima bantuan yang rumahnya tidak hancur tetapi justru mendapat bantuan dari BRR. (T15/g) (SIB, 22/03/08)

Facebook Comments