Jakarta — Kepala Pusat Bahasa Dendy Sugono menyatakan penelitian tentang bahasa daerah hingga saat ini belum selesai dilakukan. “Baru daerah timur Indonesia yang ada hasilnya,” ujar Dendy saat ditemui di sela Perayaan Hari Bahasa Ibu Internasional 2008 di Departemen Pendidikan Nasional, Senin (25/7).

Untuk Indonesia wilayah tengah dan barat, dia melanjutkan, masih dalam proses pengumpulan data. “Diharapkan Agustus sudah bisa selesai,” katanya.

Data sementara dari 746 bahasa daerah di Indonesia, berdasarkan penelitian tersebut, ada sembilan bahasa di Papua dan satu bahasa di Maluku Utara yang terancam punah.

Bahasa, katanya, identik dengan budaya bersangkutan. Hilangnya bahasa juga menghilangkan budaya. Dendy menyimpulkan bahasa ibu (bahasa daerah) dapat dikategorikan menjadi tiga bagian, yakni bahasa ibu yang masih banyak digunakan, terancam punah, dan sudah punah. (Reh Atemalem Susanti)

Sumber: http://www.tempointeraktif.com/read.php?NyJ=cmVhZA==&MnYj=MTE4MDk3

Facebook Comments