Medan, (SIB)
Dua kabupaten di Sumatera Utara (Sumut) yakni Nias Selatan (Nisel) dan Tapanuli Selatan (Tapsel) tidak mengikuti program sertifikasi guru tahun 2007.

Nisel dan Tapsel tahun lalu tidak mengikuti program sertifikasi guru karena hingga batas akhir pendaftaran kedua kabupaten ini tidak mengirimkan portofolio guru mereka, kata Panitia Pelaksana Sertifikasi Sumut, Soekirno, kepada ANTARA di Medan, Jumat.

Padahal Nisel, lanjutnya, mendapat alokasi kuota sertifikasi guru sebanyak sebanyak 71 orang, sedangkan Tapsel 531 orang.

Akibat tidak mengirimkan portopolio dari kedua kabupaten itu, kuota Sumut pada 2007 berkurang 602 orang dari total 12.105 guru yang seharusnya mendapat sertifikasi melalui program pemerintah pusat itu.

“Hingga kini kami tidak mengetahui alasan kedua daerah itu tidak mengikutkan gurunya dalam program sertifikasi guru yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas tenaga pendidik,” katanya.
Dengan pengurangan itu maka hanya 11.503 guru di Sumut yang mengikuti program sertifikasi.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.383 guru dinyatakan lulus, sedangkan sisanya 8.120 guru lagi akan mengikuti program sertifikasi lanjutan melalui program Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) di Universitas Negeri Medan, katanya. (SIB/S) (SIB, 11/02/08)

Facebook Comments