*Korban, Taögömanö Laia, Sudah Tiga Hari Tidak Pulang

Medan, (Analisa)

Sesosok mayat laki -laki yang sebelumnya tidak diketahui identitasnya dan ditemukan terapung di Sungai Bandar Setia Percut Sei Tuan, Sabtu (9/2) sekira pukul 11.00 WIB, akhirnya Minggu (10/2) identitasnya terkuak.

Korban yang pertama kali ditemukan Herman warga setempat saat mengambil pasir di sungai itu, yakni Taögömanö Laia (29) warga Jalan Mandala By Pass Gang Pipit 12.

Identitas korban diketahui setelah pihak keluarga mendatangi Instalasi Forensik RSU dr Pirngadi Medan (RSUPM) Minggu sore. Keluarga baru mengetahui korban sudah tewas setelah membaca penemuan mayat yang ciri-cirinya persis korban dari surat kabar.

Setelah dipastikan di RSUPM, pihak keluarga pun membenarkan jika jenazah yang sebelumnya Mr X adalah anggota keluarga mereka yang tak pulang sejak Kamis (7/2).

Heboh

Sebelumnya, penemuan mayat korban sempat menghebohkan warga sekitar karena kondisi sekujur tubuhnya terdapat bekas luka, namun belum diketahui apakah luka itu karena penganiayaan atau kecelakaan, karena itu perlu diotopsi. Kondisinya juga sudah mulai membusuk hingga mengeluarkan bau menyengat, tubuhnya juga membengkak lantaran terendam di sungai.

Petugas Polsekta Percut Sei Tuan yang mendapat informasi langsung turun ke lokasi penemuan dan kemudian mengevakuasi korban ke Instalasi Forensik/Kamar Jenazah RSUPM.

Informasi lain diperoleh di kepolisian, beberapa hari yang lalu terjadi kecelakaan lalu lintas di kawasan Denai antara pejalan kaki dengan pengendara sepeda motor.

Korban diduga terjatuh ke Sungai Denai dan selanjutnya hanyut hingga ke Sungai Bandar Setia. Namun untuk kepentingan penyelidikan guna mengetahui penyebab kematian korban, pihaknya ujar Kapolsekta melalui Kanit Reskrim Iptu Pahala Manurung membawanya ke RSUPM untuk keperluan visum dan otopsi.

Menurut pihak keluarga yang ditemui sore kemarin di RSUPM, korban yang bekerja serabutan ini memang sering tak pulang ke rumah hingga berhari-hari. Akibatnya, keluarga tidak merasa curiga. Mereka baru tahu, korban yang menurut pihak keluarga pernah ditahan polisi beberapa bulan lalu, sudah menjadi mayat setelah membaca surat kabar.

Biasanya, setiap pergi korban selalu mengendarai sepeda motornya, namun Kamis lalu korban pergi tanpa sepeda motornya.

Di tempat terpisah Kapolsekta melalui Kanit Reskrim Percut Sei Tuan Iptu Pahala Manurung ketika dikonfirmasi Minggu (10/2) sekitar pukul 19.40 WIB mengatakan pihaknya belum mendapat laporan dari keluarga korban sehubungan telah diketahuinya identitas Mr X tersebut. (dn/twh) (Analisa, 11/02/08)

Facebook Comments