Gunungsitoli, (Analisa)

Terkait penyalesaian masalah hukum dalam pelaksanaan Rehabiltasi dan Rekonstruksi (RR) khususnya dalam penyeleasaian masalah hukum perdata dan Tata Usaha Negara di wilayah Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Regional VI Nias, BRR menjalin kerjasama dengan Kejaksaan Negeri Gunungsitoli.

Kerjasama yang dilakukan khususnya dalam bidang hukum dengan penandatangan naskah kesepahaman(MoU) antara BRR Regional VI Nias dengan Kejaksaan Negeri Gunungsitoli di Kantor BRR Nias, Jalan Pelud Binaka Gunungsitoli, Rabu (6/2).

Penandatangan ini dilakukan langsung oleh Kepala BRR Regional VI Nias William P. Sabandar sebagai Pihak Pertama dan Kepala Kejaksaan Negeri Gunungsitoli Dade Ruskandar, SH, MH sebagai Pihak Kedua, serta disaksikan sejumlah manajer, kelapa satuan kerja dilingkup BRR Perwakilan Nias.

Dalam surat kerjasama dimaksud antara lain disebutkan bahwa kedua belah pihak sepakat mengadakan kerjasama di bidang Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara (TUN) yang meliputi bantuan hukum, pertimbangan hukum dan tindakan hukum.

Selain itu disebutkan, kerjasama ini bertujuan menyelesaikan masalah hukum di bidang perdata dan tata usaha negara baik di luar maupun di dalam pengadilan yang dihadapi oleh BRR Regional VI Nias.

Kerjasama

Kerjasama tersebut meliputi, pemberian bantuan hukum dan penyelesaian sengketa hukum di bidang perdata dan tata usaha negara. Pemberian pertimbangan hukum dam masalah hukum perdata dan tata usaha negara dan masalah-masalah hukum lainnya sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku serta pelayanan hukum.

Pada bagian lain dalam surat kerjasama itu disebutkan bahwa, pemberian bantuan hukum, pertimbangan hukum dan tindakan hukum lainnya di bidang hukum perdata dan tata usaha negara yang diberikan pihak kedua kepada pihak pertama hanya untuk BRR Regional VI Nias yang dananya bersumber dari Pemerintah.

Sedangkan dalam pelaksanaan kerjasama ini pihak kedua selalu bersinerji dengan kepala sekretariat dan penasehat Hukum BRR Regional VI Nias.

Kepala BRR Kepala BRR Regional VI Nias William P. Sabandar pada kesempatan itu menyampaikan terimakasih kepada pihak Kerjasaan Negeri Gunungsitoli yang telah banyak memberikan masukan kepada BRR khususnya dalam penyelesaian masalah hukum dalam proyek-proyek yang sedang berlangsung di Nias.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Gunungsitoli Dade Ruskandar, SH, MH mengatakan, kerjasama yang dilakukan ini merupakan kerjasama antar lembaga yang merupakan bukan ke personal atau pribadi yang bekerja di BRR.

Diakuinya, selama ia menjabat di Kabupaten Nias banyak ditemukan kelemahan-kelamahan yang dilakukan oleh oknum-oknum BRR dilapangan khususnya dalam pelaksaaan Kepres 80 Tahun 2003, baik itu laporan masyarakat maupun dari hasil temuan kejaksaan sendiri.

Menjawab pertanyaan wartawan tentang jumlah kasus yang berhasil diungkap oleh pihak Kejaksaan Negeri Gunungsitoli, Dade Ruskandar mengatakan, dari 7 kasus korupsi yang sedang ditangani ditubuh BRR, 3 kasus diantaranya telah putus pengadilan sedangkan 4 kasus lainnya sedang dalam proses. (kap/esp) (Analisa, 6 Febr. 2008)

Facebook Comments