Nias Selatan (SIB)
Puncak perayaan Natal Oikumene dan Syukuran Tahun Baru yang dihadiri para tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh agama serta 3.000 masyarakat Nias Selatan (Nisel) berlangsung hikmad di lapangan Orurusa, Teluk Dalam, Nisel, Minggu (27/1). Acara yang diawali dengan pawai, dimulai pukul 10. OO WIB hingga berakhir pukul 17.00 WIB.

Sekretaris Bidang Humas Panitia Drs Sam Lase, yang juga master ceremony (MC) dalam acara itu menginformasikan, perayaan Natal yang digabungkan dengan Syukuran Tahun Baru dan perlombaan koor “Haleluya” dimeriahkan sejumlah pekerja seni antara lain VG Yaahowu Kanise asuhan Ketua TP PKK Nisel Ny F Laia, penyanyi Tice Halawa dari Medan dan VG Miti-miti dari Kecamatan Pulau-pulau Batu asuhan Camat Hans Martin Wau.

Acara diawali dengan kebaktian yang dipandu Pdt Siti Suarni GEE STh, pendeta jemaat BNKP Yohanes Teluk Dalam. Sementara Pengkhotbah Ketua Moderamen GBKP Kabanjahe Pdt Dr J Perangin-angin dalam khotbahnya menekankan pentingnya dibangun pola hidup bijaksana, adil dan berakidah (berkeyakinan) menuju Nisel yang mandiri dan hidup dalam kebersamaan.

Dikatakan, Nisel bisa menjadi sorganya dunia jika dikelola dengan baik semua potensi yang ada seperti, parawisata, perikanan, kehutanan dan pertanian.

Natal yang berthema: Hiduplah dengan bijaksana, adil dan beribadah. (Titus 2:12) dengan Subthema: Dengan semangat Natal Oikumene, kita tingkatkan rasa syukur kepada Tuhan Yesus melalui pola hidup bijaksana, adil dan beribadah membangun Nisel menuju kemandiarian” dihadiri Bupati Nisel F Laia SH, Ketua DPRD DR Hadirat Manao SH SSos, anggota DPR RI Idealisman Dachi dan Drs Arisman Zagoto, Ketua DPP PDS Drs S Martin Sirait, anggota DPRD Sumut Penyabar Nakhe, Henky Wau SH MH, Ketua PN Gunung Sitoli Pastra Ziraluo SH MH, Ketua KNPI Nisel Drs Nasman Manao tokoh Bamus Pernis Drs Tehearo Bawanenewi, Kapolres Nisel AKBP Eleyaro Duha, sejumlah anggota DPRD Nias Selatan antara lain Fidelis Giawa SPd, Bambowo Laia MA, Deni Wau, Nurganti Dakhi, Adrianus Duha, Sar Laia SE, Ephorus BNKP Pdt K Hia MTh, Ephorus BKPN S Manao, Pastor Romanus Daeli dan tokoh masyarakat Nisel lainnya.

Menurut Sam Lase, yang mantan Sekwa Nisel setelah kebaktian Natal, acara dilanjutkan dengan Syukuran Tahun Baru yang dirangkai dengan perlombaan koor se- Nisel. Pada perlombaan paduan suara bertajuk Haleluya keluar sebagai juara 1 kontingen Kecamatan Teluk Dalam, juara 2 dan 3 masing-masing Kecamatan Lolowau dan Kecamatan Lolowatua.

Bupati Desak Pemerintah Pusat
Acara Syukuran Tahun Baru diawali dengan kata-kata sembutan antara lain dari Bupati Nisel F Laia SH MH, Ketua FKUB Nisel Pdt Faalasokhi Zebua STh, yang mewakili undangan Anggota DPR RI Idealisman Dakhi dan Ketua DPRD NIsel DR Hadirat Manao SH SSos.

Dalam sambutannya Bupati Nisel mengatakan, pihaknya telah mendesak pemerintah pusat dan Pempropsu agar TPI di Telo dan potensi hutan dikelola sendiri oleh Pemkab Nisel sesuai nafas UU No 32 Tahun 2004 Tentang Otda. Dia juga mengajak masyarakat menerima investor dari Malaysia.

Secara khusus, Bupati mengucapkan terimakasih kepada anggota DPRD Sumut Penyabar Nakhe atas peran sertanya dalam mengimbau masyarakat Desa Hilisataro menghentikan pengambilan pasir di pinggir laut yang bisa berakibat fatal bagi kelastarian lingkungan.
Panitia Acara Syukuran dan Perayaan Natal tersebut mendapat dukungan dana Rp 10 juta dari Calon Gubernur Sumatera Utara Ir RE Siahaan, sedangka Penyabar Nakhe juga memberikan bonus kepada para juara perlombaan koor sebanyak Rp 5 Juta.

Sebelum Perayaan Natal yang dikordinir Ketum Pnitia Elkaria Wau (anggota DPRD Nisel), dengan Sekretaris Pdt FL Bidaya STh, MA ( mantan Ephorus BKPN ) serta unsur Ketua Drs Fabowosa Laia MSi (Kabag Tapem Setda Nisel) atau Sabtu (26/1) malam dilakukan KKR di lapangan yang sama dengan pembicara Pdt Fahli Vikri Bairudin STh MA dari Bandung. Seluruh rangkaian acara yang disiarkan langsung RRI diakhiri dengan penampilan tarian Maema yang bernuansa kerohanian. (Pr2/o) (SIB, 31 Januari 2008)

Facebook Comments