Nias Selatan (SIB)
Bupati Nias Selatan F Laia SH MH dengan spontan memimpin 3000-an warga Nisel untuk mengheningkan cipta begitu mendapat informasi presiden kedua RI M Soeharto telah wafat, Minggu siang (27/1). Kebetulan hari itu, warga Nias Selatan berkumpul di Lapangan Orurusa, Teluk Dalam, Nias Selatan (Nisel) untuk merayakan Natal Oikumene sekaligus Syukuran Tahun Baru.

“Begitu informasi itu sampai di Nisel, saat itu juga Bupati langsung mengajak hadirin untuk berdiri dan mengheningkan cipta untuk mendoakan pak Harto, yang telah wafat,” kata Sekretaris Bidang Humas Panitia Natal Oikumene yang juga mantan Sekwan Nisel, Drs Sam Lase menginformasikan kepada SIB di Medan, Rabu (30/1).

Dikatakan, pada kesempatan itu juga Bupati mengumumkan penaikan bendera setengah tiang di seluruh Nisel selama seminggu penuh, pertanda berkabung sehubungan dengan meninggalnya presiden kedua itu.

“Kebetulan acara Natal Oikumene itu disiarkan langsung RRI Gunung Sitoli, sehingga acara hening cipta juga tersiar ke seluruh pelosok desa di Nisel, sehingga rakyat pun segera tahu bahwa Mantan Presiden tersebut telah meninggal dunia, kata Lase. (Rel/pr2/o) (SIB, 31 Januari 2008)

Facebook Comments