Universitas Swasta Tembus Dominasi Negeri

Wednesday, January 30, 2008
By susuwongi

[JAKARTA] Dominasi universitas negeri dalam peringkat perguruan tinggi terbaik di Indonesia mulai dipatahkan oleh universitas swasta. Hasil kajian Majalah Globe Asia, yang diterbitkan pada edisi Februari 2008, memperlihatkan bahwa peringkat universitas swasta seperti Universitas Pelita Harapan (UPH) dan Trisakti unggul atas sejumlah universitas negeri ternama.

Dalam melakukan pemeringkatan, GlobeAsia mengkaji 20 universitas swasta dan negeri, yakni Universitas Pelita Harapan, Trisakti, Tarumanagara, Atmajaya, Parahyangan, Bina Nusantara, Muhammadiyah Malang, Maranatha, Satya Wacana, dan Petra (swasta). Kemudian Universitas Indonesia, Gadjah Mada, Institut Teknologi Bandung, Institut Pertanian Bogor, Padjadjaran, Airlangga, Hasanuddin, Institut Teknologi 10 Nopember, Surabaya, Diponegoro, dan Universitas Sumatera Utara. Sejumlah kriteria ditetapkan sebagai bahan kajian antara lain, jumlah dan kualitas fakultas, kualitas tenaga pengajar, program-program internasional, aktivitas kampus, fasilitas penunjang operasional dalam kampus, dan sebagainya.

Dari kajian itu diketahui bahwa Universitas Indonesia menduduki peringkat pertama dengan total nilai 366, disusul UPH dengan perolehan angka 356. Peringkat ketiga ditempati Universitas Gadjah Mada dengan perolehan keseluruhan kategori 338. (Hasil lengkap lihat tabel)

Peningkatan peringkat universitas swasta itu, tidak lepas dari menjamurnya jumlah dan penawaran fasilitas dan kurikulum yang makin baik dalam dua dekade terakhir.

Perguruan tinggi swasta bahkan berani menambah nuansa baru dalam sistem pendidikan tinggi di Indonesia, dengan membuka diri pada mahasiswa asing, dan juga mendatangkan para pengajar asing sebagai anggota staf pendidikannya.

Menanggapi hasil kajian tersebut, anggota Komisi X DPR, Cyprianus Aoer kepada SP di Jakarta, Selasa (29/1) pagi mengatakan, kualitas perguruan tinggi swasta (PTS) yang lebih baik daripada perguruan tinggi negeri (PTN) menunjukkan adanya peningkatan mutu pendidikan Indonesia.

Menurutnya, fakta lapangan yang dirilis Majalah Globe Asia itu, mengungkapkan bahwa pengelolaan manajemen pendidikan swasta diakui kontribusinya dalam peningkatan mutu pendidikan di Tanah Air. Hal itu menunjukkan juga animo masyarakat terhadap PTS sudah mendapat jaminan dari sisi mutu pendidikan. “Ini mengindikasikan bahwa nilai pendidikan swasta dikaitkan dengan minat masuk pendidikan swasta sudah semakin baik. Ini juga menunjukkan adanya jaminan masa depan bagi lulusan swasta berkaitan dengan peningkatan mutu pendidikan swasta itu sendiri,” katanya.

Cyprianus mengatakan, hasil kajian itu juga menunjukkan bahwa para rektor dan semua staf manajemen PTN tidak bisa mempertanggungjawabkan dana APBN untuk meningkatkan mutu PTN. ” Ketika kualitas PTN lebih rendah dari PTS, maka itu menjadi lonceng peringatan bagi PTN berkaitan dengan akuntabilitas dana publik melalui APBN. Artinya, ini sebuah evaluasi bagi PTN untuk meningkatkan kinerja manajemen pengelolaan pendidikan, rektor dan para stafnya dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan negeri,” tegasnya.

Ditambahkan, sudah saatnya PTN mengevaluasi apakah mutunya sudah baik atau belum. Jika mutu PTN tidak mengalami peningkatan, maka dikhawatirkan lama kelamaan akan ditinggalkan calon mahasiswa, karena mereka sekarang lebih mencari mutu. Apalagi mengingat dari segi dana, pendidikan PTN maupun PTS tidak ada perbedaan. [CAT/WWH/DLS/M-12]

daftar-universitas.gif

 

Sumber: http://www.suarapembaruan.com/News/2008/01/29/Utama/ut03.htm

Komentari

Kalender Berita

January 2008
M T W T F S S
« Dec   Feb »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031