E. Halawa*

Beberapa bulan lalu dalam sebuah milis, penulis mendapat informasi tentang kalung ‘ajaib’, Bio Necklace. “HATI-HATI !!! ANDA JARANG OLAHRAGA?” Inilah kalimat pembuka dari informasi tentang kalung ajaib ini.

Dan dilanjutkan:
“Sungguh Luar Biasa, Penemuan Maha Karya Sebuah Batu Keramic yang dapat menggantikan Olahraga disaat anda sibuk kerja, hanya dikalungkan saja. Manfaatnya sangat besar bagi umat manusia. Diteliti oleh Prof Dr Toshiko Yamasaki di Jepang. BIONECKLACE Far Infra Red sanggup melakukan terapi secara efektif tanpa efek samping sama sekali. Bagi Anda atau orang tua yang mengalami sakit Kolesterol Tinggi, Asam Urat, Hipertensi, Stroke, Jantung, Diabetes, Migrain, Prostat dll. “

Sekitar bulan November 2007 penulis mulai secara sungguh-sungguh menaruh perhatian atas informasi ‘penting’ yang berkaitan dengan kesehatan ini. Yang pertama-tama penulis lakukan adalah mencari informasi tentang ‘Bionecklace’ di internet, melalu mesin pencari Google. “Bionecklace” adalah kata yang penulis masukkan di dalam kotak pencarian di Google. Dari hasil pencarian Google, ada beberapa situs yang berkaitan dengan “bionecklace’; penulis mengklik salah satunya: Situs www.ayosehat.com. Di sana, penulis menemukan keterangan tentang ‘kalung ajaib tadi’.

Bionecklace rupanya memancarkan apa yang disebut: Sinar-Inframerah-Gelombang-Panjang (Far Infrared Ray atau disingkat FIR). Apa kehebatan FIR? Menurut Situs Ayo sehat, sinar Bio FIR ini memiliki sejumlah kehebatan dan keistimewaan sebagai berikut , (1) “memiliki panjang gelombang 6-14 u (micron) sebagaimana dikandung sinar matahari pagi jam 07.00-09.00.”, (2) tidak memerlukan media penghantar, (3) Reaksi gelombang sinar bio fir mampu menghidupkan materi fisiologi yang terbentuk dari molekul-molekul. Saat sinar bio bertemu dengan materi, sinar bio fir memacu molekul-molekul bergetar semakin cepat dan kuat, (4) Kekuatan daya tembusnya sangat kuat, reaksi hangatnya sangat bagus dan dapat menembus ke dalam jaringan bawah kulit, mengembangkan pembuluh darah halus dan menghidupkan sel-sel, melancarkan peredaran darah dan metabolisme serta membuat badan menjadi lebih sehat.

Hasil penelitian “Prof Dr Toshiko Yamasaki”
Penulis semakin tertarik dengan ‘Bionecklace’ ini karena sebagaimana ditulis dalam kata pembuka di atas, ‘kalung ajaib’ ini ‘diteliti’ oleh Prof Dr Toshiko Yamasaki. Untuk mengetahui lebih jauh siapa Prof Dr Toshiko Yamasaki, penulis meminta bantuan Google kembali. Kalimat pertama yang muncul adalah pertanyaan dari Google: Did you mean: Prof Dr Toshiko Yamazaki ? Agaknya Google mencurigai kesalahan penulisan nama pakar Bionecklace ini. Google menyarankan ‘Yamazaki’ dan bukan ‘Yamasaki’.

Untuk sementara penulis memutuskan mencari “Prof Dr Toshiko Yamasaki”. Dari pencarian Google, ada banyak situs yang menyebut-nyebut ‘Prof Dr Toshiko Yamasaki’. Anehnya, semua situs yang memuat nama ‘Prof Dr Toshiko Yamasaki’ adalah situs berbahasa Indonesia, tidak ada situs yang memuat huruf-huruf Jepang. Penulis mulai bertanya dalam hati: “Kalau Prof Dr Toshiko Yamasaki yang menemukan kalung ajaib ini, mengapa orang-orang Jepang seakan tidak mengenal sama sekali profesor yang sangat berjasa di bidang kesehatan ini ?

Sejumlah situs / tautan yang memuat nama Prof Dr Toshiko Yamas(z)aki tersebut adalah: www.biofirindonesia.com/
www.newbiofir.com/
www.bisnis-biofir.com/
www.kesehatan-alamiah.com/manfaat-biofir.php
www.biofir-shop.com/ (iklannya ada di halaman “Harimbale” dalam situs ini)

Hasil penelusuran dengan huruf ‘z’ pada nama profesor ini (Yamazaki) mengarahkan penulis pada situs-situs yang sama di Indonesia.

“Staf Ahli NASA” dan “Rektor Beijing University”
Ternyata bukan hanya Prof Dr Toshiko Yamasaki yang berjasa dalam pengembangan kalung ajaib ini, atau sekurang-kurangnya dikait-kaitkan dengannya. Ada sejumlah nama ‘beken’ bergelar “Prof. Dr.”, “Prof.” atau “Dr.” Mereka adalah: Prof. Dr. Masau Nakamura yang konon (“Staf Ahli NASA, USA”), Prof. Dr. Zhou Shume (tidak jelas dari institusi mana), Prof. Dr. Chang Chien Tung (“Rektor Beijing University”), Prof. Zhang Jian Dong (China, “The usage of FIR as an Alternative”). Anda ingin tahu siapa mereka ? Silahkan melacak sendiri lewat Google.

Tercantum juga nama Dr. Dean Bonlie (“Loma Linda University”) yang menurut situs http://www.amri-intl.com/ dan http://www.shokos.com/about-magnetic-beds.htm giat dalam penelitian terapi magnetik. Salah satu dari situs itu menulis bahwa Dr. Dean Bonlie adalah alumnus “Loma Linda University”, tetapi tidak bekerja pada universitas itu. Lalu apa hubungan Dr. Dean Bonlie dan penelitiannya tentang terapi magnetik dengan kalung ajaib ?

“Dari pegunungan berapi … sebanyak 3600 cc”
Iseng, sekitar 3 bulan lalu penulis menelpon seorang agen kalung ajaib ini di Jakarta. Ketika menanyakan khasiat kalung ini, beliau dengan ramah menjawab: “Sebentar ya .. saya ambil kacamata dulu.”. Sesudahnya beliau langsung membaca dari leaflet yang telah tersedia. Ketika ditanyakan dari mana batu ajaib ini, beliau dengan penuh semangat menjelaskan bahwa batu ajaib ini berasal dari Gunung Fujiama di Jepang, ‘ditemukan oleh seorang propesor di Jepang setelah dia melakukan semedi’.

Ketika pertanyaan yang sama diajukan kepadanya dua minggu lalu, jawabannya sedikit berbeda dan cukup menggelitik “Diolah dari pegunungan berapi di Jepang. Batu ini telah dibakar sebanyak 3600 cc”, tanpa bisa menjelaskan apa maksud pernyataan ini.

Sejumlah tokoh konon sudah menggunakan kalung ajaib ini
Di Situs Bisofir Indonesia misalnya, sejumah nama-nama tokoh dan selebriti yang katanya telah menggunakan kalung kesehatan Bionecklace dituliskan, dan gambar-gambar mereka ketika memakain kalung itu juga ditampilkan. Mereka itu antara lain: Presiden SBY, Prof. Malik Fajar, M.Sc., Bang Yos (mantan Gubernur DKI). Dari kalangan medis antara lain: Prof. Dr. Abdul Mukti (sepsialis paru-paru RSUD Dr. Sutomo Surabaya), dan lain-lain. Silahkan juga membaca kesaksian sejumlah pengguna kalung ajaib ini di situs-situs yang disebutkan di atas.

Tertarik dengan kehebatan kalung ajaib ini ? Silahkan mencoba sendiri ! Artinya, silahkan melacak dulu informasinya lewat internet, selanjutnya … terserah Anda. (brk)

Facebook Comments