Gunungsitoli, WASPADA Online

Arus balik pasca perayaan Natal dan Tahun Baru dari Pelabuhan Gunungsitoli menuju Sibolga membludak. Bahkan ratusan calon penumpang terlantar dan terpaksa menginap di terminal penumpang Pelabuhan Gunungsitoli.

Ratusan calon penumpang yang terlantar itu rencananya pada malam itu, Kamis (3/1) akan menyeberang menuju Sibolga untuk kembali ke tempat kerjanya masing-masing setelah merayakan Natal dan Tahun Baru 2008 dengan keluarga di Nias. Namun karena pada malam itu hanya satu kapal yang berangkat dari Pelabuhan Gunungsitoli yakni KMP Belanak milik PT ASDP tidak dapat mengangkut seluruh calon penumpang yang hendak berangkat.

Diperkirakan hal itu terjadi sebagai akibat kurangya koordinasi antara pihak Pelabuhan Sibolga dengan Pelabuhan Gunungsitoli sehingga keberangkatan kapal dari Sibolga terlambat.

Dari pagi ratusan calon penumpang dari berbagai pelosok Pulau Nias sudah memadati Pelabuhan Gunungsitoli menunggu kapal berangkat menuju Sibolga. Calon penumpang sudah berusaha mendapatkan tiket, namun begitu loket untuk penjualan tiket dibuka dalam singkat habis terjual. Pihak PT ASDP berupaya mengangkut ratusan calon penumpang yang hendak balik dengan mengurangi muatan berupa mobil truk.

Tetapi karena jumlah calon penumpang membludak kapal tersebut tidak dapat menampung penumpang seluruhnya. Ratusan calon penumpang yang belum mendapatkan tiket berusaha untuk naik kapal. Akibatnya dorong-dorongan dengan sesama penumpang maupun petugas pelabuhan sempat terjadi.

Bahkan saat ratusan calon penumpang menyerbu naik ke atas kapal, petugas berusaha menghalangi calon penumpang dengan menutup pintu masuk sehingga beberapa calon penumpang sempat bergelantung di pintu kapal dan tetap berusaha naik ke atas kapal.

Beberapa calon penumpang yang tidak jadi berangkat kepada Waspada mengaku sangat kecewa atas pelayanan pihak instansi terkait mengantisipasi arus balik. ” Kami merasa kecewa atas tidak tanggapnya instansi terkait mengantisipasi arus balik tahun ini,” ujar Dawolo salah seorang calon penumpang. Menurutnya dengan tertundanya keberangkatan mereka jelas-jelas menambah pengeluaran untuk biaya selama satu hari menunggu kapal yang datang esok hari.

Keluhan penumpang itu baru terjawab, Jumat (4/1) pagi sekira pukul 08.00. Sebanyak empat unit kapal motor dilaporkan merapat ke Pelabuhan Gunungsitoli. Para penumpang mulai pukul 15.00 sudah mulai diangkut dan diperkirakan pada hari Sabtu (5/1) tidak ada lagi penumpukan penumpang dan barang di Pelabuhan Gunungsitoli.(a35) (Waspada, 5 Januari 2008)

Facebook Comments