Oleh Ag. Paulus

ketika Dia Yang Kudus lahir..
di tengah papa amat sederhana
di tengah cemooh kerabat Maria
di tengah kebingungan para gembala

sekarang 20 abad kemudian
Dia tetap menaungi bahtera kita
di tengah bencana negri tercinta
di antara keegoisan ketamakan manusia
di tengah berbagai diskriminasi dan ketidak adilan terhadap muridNya…..

Lentera itu tetap menyala
dengan sebongkah asa
Dia menerangi semua
Dia mengingatkan semua
Dia membuat tobat semua
Dengan KASIH nyata terhadap (semua) sesama…
seantero Jagad Raya

Salam manis dari Kota Keripik

Catatan Redaksi:
Puisi ini kiriman dr. Ag. Paulus, yang menuliskannya di Buku Tamu.

Facebook Comments