Gunungsitoli (SIB)
Setelah mass media memberitakan pemerkosaan sampai hamil siswi kelas 2 SMP Negeri 1 Kecamatan Gomo, Kabupaten Nias Selatan dengan nama samaran Bunga, yang diculik setelah melapor ke Polsek Gomo awal bulan Nopember 2007 akhirnya ditemukan oleh keluarganya di Desa Afia, Kecamatan Gunungsitoli Utara, Kabupaten Nias, Minggu (16/12).

Sesuai pengakuan Ina Desta Telaumbanua istri abang korban, Senin (17/12) kepada wartawan di Gunungsitoli, mereka memperoleh informasi dari masyarakat tentang keberadaan korban di Desa Afia Kecamatan Gunungsitoli Utara dan sudah dinikahkan kepada laki-laki lain oleh keluarga pelaku tanpa sepengetahuan keluarga korban.

Berdasarkan informasi tersebut, Ina Desta Telaumbanua berangkat dari Gomo menuju Desa Afia Kecamatan Gunungsitoli Utara ternyata korban berada di rumah penduduk yang tidak dikenal dan langsung diambilnya dan dibawa ke Gomo untuk diserahkan kepada Polsek Gomo untuk melakukan proses hukum terhadap pelaku yang memperkosa hingga korban hamil.

Waka Polsek Gomo, Siahaan membenarkan bahwa korban sudah ditemukan oleh keluarganya di Kecamatan Gunungsitoli Utara dan sekarang sudah sampai di Kecamatan Gomo dan korban akan diperiksa terkait dirinya hilang setelah melapor ke Polsek sehingga proses pengaduan tersebut mengalami kesulitan selama ini.

Selanjutnya Siahaan mengatakan, sebelumnya Polsek Gomo telah mengambil keterangan Makmur Telaumbanua yang membawa korban ke rumah Idaman Telaumbanua dan pada saat tiba di rumah Idaman Telaumbanua juga bertemu dengan abang korban sehingga sulit memprediksi apakah dia diculik atau tidak.

Untuk memastikan kebenaran dari hilangnya korban setelah melapor di Polsek telah memanggil IT. Karena belum memenuhi panggilan pertama maka telah dibuat panggilan kedua dan apabila sampai panggilan kedua dan ketiga juga tidak hadir maka Polsek Gomo akan melakukan upaya paksa sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Kapolsek Gomo, Sianipar membenarkan bahwa begitu orangtua korban melapor ke Polsek Gomo awal Nopember 2007 sorenya korban dibawa ke Gunungsitoli. “Setelah sampai di rumah IT juga ketemu dengan abang kandungnya sehingga kita masih bingung bagaimana sebenarnya permasalahannya dan akibat ini proses pemeriksaan terhadap korban terkendala. Setelah korban ditemukan, maka kasus pemerkosaan ini siapa saja yang terlibat akan diproses sesuai dengan perkembangan hasil pemeriksaan dari saksi-saksi dan ini sudah diberitakan Kapolres Nias agar kasus ini segera dituntaskan”, katanya kepada SIB, Selasa (11/12) di Gunungsitoli.

Menurut Kapolsek Gomo, kasus ini memanaskan situasi sehingga Kepolisian hati-hati menanganinya dan diharapkan masyarakat dapat mendukung proses hukum agar berjalan dengan baik. Sementara abang korban Ama Desta Telaumbanua untuk kelancaran proses hukum telah memberi kuasa kepada Lembaga Perlindungan Anak yang diterima oleh anggota perlindungan anak, Joni Nazara.

Joni Nazara membenarkan bahwa kasus tersebut telah dikuasakan kepada Lembaga Perlindungan Anak dan akan ditindaklanjuti kepada Kapolres Nisel agar kasus ini dapat dituntaskan sesuai undang-undang yang berlaku, katanya kepada SIB, Senin (17/12) di Gunungsitoli. (T15/c) (SIB, 18 Desember 2007)

Facebook Comments