Kejari Gunungsitoli Segera Panggil Delapan Fasilitator BRR Perwakilan Nias

Monday, December 17, 2007
By nias

Gunungsitoli, (Analisa)

Terkait dengan aksi pengutan liar (Pungli) dilakukan fasilitator Perumahan Badan rehabilitasi dan Rekonstruski (BRR) Distrik Kabupaten Nias di Kecamatan Alasa. Kejaksaan Negeri (Kejari) Gunungsitoli akan segera memanggil delapan fasilitator untuk dilakukan klarifikasi dan meminta keterangan atas kasus itu.

Hal itu diungkapkan Kepala Kejasaan Negeri (Kajari) Gunungsitoli Dade Ruskandar SH.MH saat ditanya Analisa, di ruang kerjanya, sehubungan dengan surat BRR Perwakilan Nias di tujukan kepada Kejaksaan Negeri Gunungsitoli yang meminta dan bekerjasama untuk mengusut kasus itu.

“Surat dari BRR Perwakilan Nias telah kita terima, tentunya kita juga akan mempelajari kasusnya terlebih dahulu, dalam waktu dekat akan memanggil delapan fasilitator untuk dimintai keterangan dan sekaligus klarifikasi atas kasus itu,” ungkap Dade.

Dade mengungkapkan, pemanggilan fasilitator ini sehubungan dengan aksi masyarakat Alasa di kantor BRR Perwakilan Nias yang kurang puas dalam penetapan penerima bantuan perumahan, hingga banyak warga yang tidak puas ditambah lagi dengan janji fasilitator kepada warga yang memberikan uang sebesar Rp10 juta

“Jika dalam kasus ini nantinya ada unsur pidana, kasusnya akan diserahkan kepada pihak Kepolisian, namun jika dalam kasus ini nantinya terdapat unsur lain pidsus tentunya kita akan langsung menanganinya,” katanya.

Saat ditanya tentang permintaan BRR membolehkan atau memberikan peluang besar kepada Kejasaan Negeri Gunungsitoli untuk memeriksa jika ada potensi perbuatan tindak pidana lainnya dilakukan setiap pihak, termasuk personil BRR Perwakilan Nias, Distrik Kabupaten Nias dan Distrik Nias Selatan. Ia mengatakan hal itu kemungkinan akan dilakukan, tentunya sesuai dengan mekanisme yang ada. (kap) (Analisa, 15 Desember 2007)

5 Responses to “Kejari Gunungsitoli Segera Panggil Delapan Fasilitator BRR Perwakilan Nias”

  1. 1
    Dr.Ir.Arwin SABAR,MSc Says:

    Terkait dengan aksi pengutan liar (Pungli) dilakukan fasilitator Perumahan Badan rehabilitasi dan Rekonstruski (BRR) Distrik Kabupaten Nias di Kecamatan Alasa. Kejaksaan Negeri (Kejari) Gunungsitoli akan segera memanggil delapan fasilitator untuk dilakukan klarifikasi dan meminta keterangan atas kasus itu.> berita ini ,hal yang positif dari pihak kejaksaan untuk mendapatkan kejelasan suara-suara miring dari masyarakat apa yang terjadi di BRR dan juga memberikan kesempatan pada fasilitor BRR membersihkan diri bila tidak terdapat bukti yang meyakinkan. Kita tunggu hasil tahap selanjut realisasi dari pihak Kejaksaan Gunung Sitoli.

    Prof.Dr.Ir.Arwin Sabar,MS
    Bandung

  2. 2
    E. Halawa Says:

    Pak Arwin yth,

    Selamat atas pengangkatan Anda jadi Guru Besar di ITB (informasi ini juga saya dapat dari Pak Victor Zebua beberapa waktu lalu). Semoga kontribusi keilmuan Anda untuk Indonesia dan Nias (khususnya) bisa membawa perubahan ke arah yang lebih baik.

    Salam,

    E. Halawa

  3. 3
    Etis Nehe Says:

    Pak Arwin, selamat ya atas pengangkatan sebagai Guru Besar di ITB. Sebuah kabar baik yang menggembirakan. Berita yang sudah lama ditunggu. Kini, Pulau Nias telah melahirkan Guru Besar baru. Mungkin, Pak Arwin orang kedua asal Pulau Nias mendapatkan kehormatan itu, setelah Prof. Dr. T. Ndraha.

    Tuhan memberkati.

    etisnehe@yahoo.com

  4. 4
    Restu Jaya Duha dan Noniawati Telaumbanua Says:

    Selamat kami ucapkan kepada Bapak Arwin Sabar yang telah berhasil mendapatkan pengukuhan dengan gelar kehormatan tertinggi sebagai guru besar di ITB. Sukses selalu dalam setiap tugas yang diemban. Ya’ahowu.

    Salam dari kami,
    Restu Jaya Duha dan Noniawati Telaumbanua

  5. 5
    Dr.Ir.Arwin SABAR,MSc Says:

    Minta Klarifikasi untuk Ka BRR NAD/NIAS Region VI dan Ka Perencanaan & Pengendalian BRR perwakilan Nias T. Nirarta SAMADHI

    Saya sebagai kuasa warisan ortu yang disyahkkan pengendalian Gunung Sitoli ,Toko Sadari (Ruko) yang terletak di jalan Sirao no 84 (lama) terletak di blok antara jalan gereja dan rumah armahum Ama Elhana Mendrofa. Pasca kejadian gempa Nias , sy balik ke Gst atas surat tugas instansi saya ,membantu pemda Nias dalam mengatasi dampak gempa .sy juga mendokumentasi degan digital kerusakan pertokaan di jalan sirao ,termasuk blok rumah ortu .( tugas selama 2 mingguan) dan akhir bulan Mei balik ke Nias dengan tim investigasi dampak gempa Nias ITB terdiri dari berbagai ahli ( seminggu) dan secara pribadi balik lagi bulan oktober 2005 dalam rangka rekonstruksi rumah ortu( petugas BRR juga melihat kerusakan yang ada). Petugas-petugas melakukan dokumentasi atas kerusakan ruko sepanjang jalakan sirao dan meminta identitas pemilik bangunan ,antara lain: fc Sertifikat tanah dan dan bukti kuasa terhadap pemilik rumah dan saya mendaftar sendiri di barak BRR depan kantor Bupati Nias dari petugas bantuan BRR sdr. Samsir Zebua telah meyakinkan saya bahwa nama sy sdh masuk daftar bantuan rekonstruksi dampak gempa Maret 2005 . Sampai hari ini , beritanya tidak jelas di lain pihak terdengar bisik-bisik sebagian rumah /ruko di jalan sirao sdh mendapat bantuan rekonstruksi .
    Saya sebagai kuasa rumah tsb meminta klarifikasi sebenarnya atas kebijakan bantuan rekontruksi ada atau isapan jempol .
    Seperti kita ketahui bersama melalui media koran Analisa sdr. T. Niratha SAMADHA sebagai Ka. Perancanaan dan Pengendalian BRR perwakilan Nias meminta Kejaksaan Gunung Sitoli meneliti potensi penyimpangan supaya dibuktikan kesungguhan BRR dan bila terdapat potensi penyimpangan spy Kejaksaan melakukan penelitian terhadap kasus tsb. seperti masyarakat Nias baca di koran-koran spy membuktikan kesungguhan dari pihak-pihak berkepentingan jangan hanya wacana . Kita tunggu klarifikasi pertama-tama dari pihak BRR dan pemeriksaan kejaksaan Gunung Sitoli

    Prof. Dr.Ir. Arwin SABAR,MSc
    Bandung

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

Kalender Berita

December 2007
M T W T F S S
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

User Login