[VATIKAN] Paus Benediktus XVI mengingatkan seluruh umat Kristiani untuk tidak terjebak dalam pola konsumerisme dalam memperingati kelahiran Yesus Kristus. “Pentingkan pola hidup sederhana dan peduli terhadap sesama. Jauhilah pola-pola hidup yang konsumeristis,” imbau Sri Paus saat berkhotbah dari ruang kerjanya yang dapat dilihat oleh umat yang berkumpul di Lapangan Santo Petrus, Vatikan, Minggu (9/12).

Pesan Natal Paus Benediktus itu disampaikan dalam bahasa Inggris. Dalam doanya, Sri Paus mengharapkan agar makna Natal yang hakiki dapat mengisi seluruh relung hati umat manusia dengan harapan.

Paus juga mengingatkan bahwa anak-anak dan remaja telah keliru memaknai Natal, meniru pola hidup yang berlawanan dengan kasih dan kebersahajaan yang menjadi inti teladan Kristus. Kaum muda saat ini sudah mulai terjebak dalam arus hidup konsumerisme. Di musim belanja Natal ini, Paus mengimbau siapa pun termasuk kaum muda untuk bisa membentengi diri dan bersikap bijaksana dalam memenuhi kebutuhan berkaitan dengan peringatan Natal dan Tahun Baru.

Pada Sabtu (8/12), ribuan turis dan warga Roma, Italia, menghentikan kegiatan belanjanya sejenak. Mereka menyempatkan diri menyaksikan Sri Paus yang berkeliling di jalan-jalan Kota Roma. Dengan mengenakan pakaian kebesarannya, Sri Paus melambaikan tangan kepada warga yang mengerumuni mobilnya yang tahan pe- luru.
Berisiko

“Remaja perempuan dan lelaki berisiko kehilangan harapan karena pola-pola konsumerisme itu. Apalagi, mereka selalu menikmati hidup dengan meniru dan bersenang- senang,” ujar Sri Paus.

Ia juga mengingatkan remaja dan anak-anak rentan menjadi korban penyalahgunaan cinta. Hal itu bisa berakibat para remaja dan anak-anak saling berbohong. “Sungguh menyedihkan menyaksikan kaum muda kehilangan mukjizat dari rasa yang indah, yakni nilai-nilai untuk menghormati sesama,” ujar Paus Benediktus XVI. [AP/O-1]

Sumber: www.suarapembaruan.com, Last modified: 10/12/07

Facebook Comments