Medan (SIB)
Maskapai Merpati Nusantara Airlines (MNA) terpaksa harus menunda penerbangan dengan tujuan Bandara Binaka, Gunung Sitoli, Nias akibat cuaca buruk, Rabu (7/11). Penundaan pertama dilakukan terhadap CN-235 milik MNA dengan No MZ526 tujuan Bandara Binaka, yang seharusnya take off dari Bandara Polonia Medan pukul 12.10 WIB, namun hingga pukul 14.50 WIB pihak maskapai masih juga belum memberangkatkan pesawat tersebut.

Hal yang sama juta terjadi pada pesawat Merpati dengan nomor penerbangan MZ5428 dengan tujuan sama, pesawat seharusnya berangkat pukul 13.20 WIB dari Bandara Polonia Medan
Kepala seksi data dan informasi Badan Meteorologi Kelas I Polonia, Firman Amg ketika dihubungi wartawan via telepon mengatakan hingga Desember 2007, wilayah Sumatera Utara masih dipengaruhi oleh udara terkanan rendah yang membentuk kumpulan awan-awan cumulonimbus (CB).

Hal tersebut akhirnya menimbulkan cuaca buruk yang sangat memperngaruhi kondisi penerbangan, selain udara, kondisi perairan disekitar Samudra Hindia, Laut Cina Selatan serta Selat Malaka juga harus diwaspadai, adanya tekanan udara tersebut menyebabkan terjadinya gelombang tinggi pada ketiga wilayah peraitan itu.

Untuk itu ia meminta kepada para nelayan maupun pengguna kapal untuk berhati-hati dan mewaspadai munculnya gelombang tinggi tersebut, yang dapat membahayakan aktivitas pelayaran. Puncak gangguan cuaca akan terjadi pada Bulan Desember 2007, sedangkan bulan ini masih dalam kategori peralihan musim.(M.23/r)

Sumber: SIB, 8 November 2007

Facebook Comments