Sekitar 40 buah mobil bertenaga surya telah berada di Darwin, Australia, untuk mengikuti perlombaan tahunan Solar Challenge yang dimulai Minggu besok, 21 Oktober 2007.

Solar Challenge tahun ini adalah lomba ke 20 yang diselenggarakan untuk menantang dunia bisnis, institusi pendidikan dan penelitian untuk merancang mobil yang “bahan bakar”-nya adalah energi surya dan menguji kinerjanya dalam menempuh jarak 3000 km dari Darwin, Australia Utara ke Adelaide, Australia Selatan. Perlombaan tahun ini diikuti oleh 61 tim dari 20 negara di antara Amerika Serikat, Perancis, Korea Selatan, Malaysia, Brazil, Venezuela dan tuan rumah Australia.

Dalam perjalanan dari Darwin ke Adelaide, para pembalap surya akan mengalami tantangan berupa jarak tempuh yang panjang, angin kering yang berbahaya dan udara kering dan panas.

Pemenang tiga kali Tim Nuon Solar dari Belanda difavoritkan menang lagi tahun ini, sementara tim Aurora Vehicle Association dari Negara bagian Victoria, Australia, diharapkan membayangi tim dari negeri kincir angin ini. Tim Nuon Solar memegang rekor waktu tempuh 29 jam 11 menit. Tim Aurora memenangi lomba tahun 1991 dan menempati posisi kedua secara berturut-turut di belakang Nuon Solar dalam 3 tahun terakhir.

Chris Selwood dari pihak penyelenggrara mengatakan mobil-mobil yang berlomba tahun ini mulai dari mobil-mobil surya yang futuristik hingga mobil-mobil hibrida bensin/listrik dan mobil etanol.

Perlombaan tahunan ini dimaksudkan untuk menarik perhatian akan hasil-hasil penelitian dan pengembangan mobil yang digerakkan dengan energi terbarukan seperti energi surya dan sumber-sumber bahan-bakar potensial di masa depan. (Foto: Mobil Nuon Solar – WSC)(brk)

Facebook Comments