Gunungsitoli, WASPADA Online

Proyek BRR Nias pada pembangunan jaringan drainase yang berlokasi di Jln. Sirao Kota Gunungsitoli berbiaya ratusan juta rupiah diduga dikerjakan asal jadi dan tidak sesuai spek sehingga kualitasnya tidak bertahan lama serta melakukan pencurian volume pekerjaan.
Proyek PPK PLP dan Air Minum Kabupaten Nias untuk pembangunan jaringan drainase sangat disayangkan dikerjakan asal jadi dan diduga tanpa perencanaan yang baik.

Pada pekerjaan jaringan drainase sebelumnya telah terpasang jaringan pipa distribusi air minum milik PDAM Tirtanadi Cabang Gunungsitoli. Namun kontraktor saat membangun pasangan dinding parit beton tidak memisahkan pipa tersebut diluar dinding parit melainkan ikut membeton di dalam pasangan dinding parit itu. Hal ini diduga dilakukan rekanan untuk mengurangi pemakaian bahan material batu maupun semen pada pekerjaan tersebut. Ulah rekanan ini terbukti telah melakukan pencurian volume pekerjaan yang bertujuan untuk mencari keuntungan yang besar tanpa memikirkan kualitas pekerjaan.

Selain diduga melakukan pencurian volume, pekerjaan pembangunan drainase juga dikhawatirkan tidak akan bertahan lama karena terdapat ruang kosong akibat dimasukkannya pipa air tersebut di dalam pasangan dinding parit beton tersebut. Ke depan jika parit beton mulai rusak dengan sendirinya pipa yang tertanam di dalamnya ikut mengalami rusak. Demikian juga bila jaringan pipa distribusi untuk air minum disambungkan ke rumah warga maka parit terpaksa dihancurkan karena tertanam di dalam beton sehingga memerlukan biaya perbaikan yang lebih besar.

Warga di sekitar Jalan Sirao Gunungsitoli sangat menyayangkan hal ini terjadi. Warga meminta kepada BRR Nias untuk lebih teliti dalam melakukan pengawasan terhadap pekerjaan rekanan pelaksana dan pipa yang terlanjur ditanam di dalam dinding parit beton dibongkar kembali untuk dipisahkan.

PPK PLP dan Air Minum, Rasmin Sembiring saat dikonfirmasi di kantornya, Rabu (10/10) membantah pihaknya membiarkan kontraktor melakukan penyimpangan dengan menyatukan pipa air di dalam pasangan dinding parit beton. Dia berjanji akan memerintahkan kontraktor untuk membongkar kembali pasangan parit yang telah tertanam pipa air itu. (a35)

Sumber: Waspada, 11 Oktober 2007

Facebook Comments