Gunungsitoli (SIB)
Ketua Panitia Majelis Sinode ke-54 BNKP tahun 2007 Elkaria T Wau didampingi pendeta Distrik Telukdalam Pdt F Zebua STh, Sekretaris Umum Panitia Siado Zai SE, Koordinator Seksi Humas Drs Samolala Lase, Seksi Keamanan Saotawolo Duha, Jumat (21/9) melaporkan kepada Bupati Nias Selatan Fahuwusa Laia SH, MH tentang persiapan pelaksanaan kegiatan Sidang Majelis Sinode ke-54 BNKP tahun 2007 serta hasil audensi kepada Gubernur Sumatera Utara Drs Rudolf M Pardede.

Elkaria T Wau menjelaskan, Gubernur Sumatera Utara mendukung persidangan majelis Sinode dan mengharapkan kegiatan tersebut dapat berjalan dengan baik sesuai dengan tahapan-tahapan persidangan dalam pembentukan pimpinan lima tahun ke depan.

Ketua panitia kepada wartawan di Gereja Yohanes BNKP Kota Telukdalam mengatakan, ada beberapa penegasan Ephorus yaitu pertama Sinode kali ini merupakan sinode yang bersejarah bagi BNKP karena sinode pertama yang dilaksanakan setelah Nias dan Nias Selatan hancur karena gempa bumi. Kedua Sinode di Telukdalam merupakan Sinode periode untuk memilih pimpinan BNKP yang baru sehingga wajah BNKP akan ditentukan pada sinode ini. Diharapkan Ephorus hasil-hasil sinode kali ini melahirkan beberapa peraturan-peraturan BNKP bisa menjadi peraturan yang dapat menyerap semua kepentingan seluruh warga jemaat sehingga tidak terjadi atau muncul lagi perpecahan di jemaat-jemaat yang ada selama ini.

Sidang kali ini merupakan satu penghargaan kepada Nias Selatan setelah menjadi satu kabupaten baru.

Bantuan dana untuk pelaksanaan Sidang Majelis Sinode ke-54 ini datang dari berbagai pihak seperti Gubernur Drs Rudolf M Pardede Rp 100.000.000 dan untuk pembangunan gereja Rp 300.000.000 dan bantuan pemerintah Kabupaten Nias Selatan. Sementara pemerintah Kabupaten Nias hingga Jumat (21/9) belum memberi bantuan apapun kepada panitia. Pdt F Zebua STh kepada SIB mengatakan, pemerintah Kabupaten Nias sepertinya kurang mendukung sehingga sampai sekarang masih belum memberikan bantuan dana untuk kegiatan ini.

Ketua Panitia Elkarya Wau menghimbau seluruh peserta sinode tidak ragu-ragu menghadirinya karena persiapan panitia sudah final dan semua elemen masyarakat siap mensukseskan dan mengamankan kegiatan ini. Kesiapan pengamanan telah dinyatakan aparat keamanan Polres Nias Selatan, Danramil Telukdalam dan Satpol PP Kabupaten Nias Selatan.

Pembukaan Sidang Sinode ke-54 Selasa (25/9) akan dihadiri Gubernur Sumut Drs Rudolf M Pardede, Dirjen Bimas Kristen RI, Ketua PGI Pusat dan Ketua PGI Sumut, Muspida Plus Nias dan Muspida Nias Selatan, para pimpinan geraja yang ada di Nias dan Nias Selatan. Peserta dan konsultan Sinode yang hadir diperkirakan sekira 300 orang di luar undangan.

Bupati Nias Selatan Fahuwusa Laia SH MH mengatakan dengan kepercayaan pimpinan Gereja BNKP akan pelaksanakan Sidang Sinode BNKP ke-54 tahun 2007 ini di Nisel disambut baik pemerintah karena merupakan kebanggaan kepada Kabupaten Nias Selatan dan untuk itu diimbau kepada masyarakat kiranya mendukung pelaksanaan ini agar berjalan dengan baik.

Elkarya Wau yang juga sekaligus Ketua Pelaksana Pembangunan Gereja Yohanes Distrik Telukdalam menambahkan, bahwa setelah gempa bumi gereja ini telah hancur dan baru dibentuk panitia untuk pelaksanaan pembangunan gereja. Dan untuk pelaksanaan pembangunan gereja ini bantuan dana yang didapatkan terutama dari warga jemaat, sedangkan dari BRR Rp 30.000.000 dari anggota DPR-RI Idealisman Dachi SH Rp 400.000.000, dan beberapa donatur lain namun masih kekurangan dana sekira Rp 1 milyar lagi karena gereja ini membutuhkan biaya Rp 3 milyar. (T15/o)

Sumber: SIB, 25 September 2007

Facebook Comments