Gunungsitoli, (Analisa)

Petani yang ada di Kabupaten Nias harus makmur dan mendapatkan kehidupan yang layak. Karena penduduk Kabupaten Nias mayoritas hanya mengadalkan penghasilan dari pertanian dan nelayan.

Hal itu diungkapkan Ketua Himpunan Kerukunan Petani Indoensia (HKTI) Kabupaten Nias Sokhiatulo Laoli, saat membuka rapat perdana HKTI Kabupaten Nias masa bakti 2007-2011 di Kantor Sinode BNKP Gunungsitoli, Sabtu, (22/9).

Di hadapan peserta rapat dan para Pengurus HKTI Kabupaten Nias, Sokhiatulo Laoli menyatakan, KHTI Kabupaten Nias memiliki tekad akan memperjuangkan nasib dan kehidupan para kaum mayoritas yaitu, para petani dan nelayan yang tersebar di seluruh pelosok Kabupaten Nias melalui penjabaran visi dan misi HKTI Kabupaten Nias di tengah-tengah masyarakat nantinya.

Sebagai program awal HKTI menjalin kerjasama dengan Beringinfile dalam hal pemberiaan pertanggungan asuransi kepada seluruh anggota HKTI tanpa dipungut biaya dari anggota dengan nilai klaim sebesar Rp1,5 juta.

Pertanggungan itu, berlaku apabila terdaftar sebagai salah seoarang anggota HKTI serta mendapatkan kartu HKTI.

Apabila keanggotaan HKTI mencapai 50.000 orang petani produksi, program DPN HKTI akan tereaslisasi di Kabupaten Nias sesuai dengan janji Ketua Umum HKTI Jenderal TNI Purn Prbowo Subianto kepada Ketua HKTI Nias, tandasnya.

Selanjutnya, sebagai program mendesak yang akan dilakukan HKTI Nias yakni, melakukan kemitraan dari berbagai pihak terutama dengan pihak BRR dan BUMN/ BUMD yang ada untuk pemberdayaan kelompok-kelompok tani dan nelayan yang selama ini belum mampu mendapatakan kehidupan yang layak.

Sokhiatulo Laoli mengatakan, mengabdikan diri menjadi pelayan masyarakat tidak harus menjadi kepala daerah atau menjadi anggota legislatif, tetapi melalui lembaga HKTI akan lebih mulia dan dihargai pengabdiannya oleh masyarakat.

Karena kegiatan itu bersentuhan langsung dengan masyarakat yang berada pada lapisan bawah. “Hal ini merupakan kepuasan tersendiri bagi saya,” kata Sokhiatulo Laoli.

Sementara itu, salah seorang pengurus HKTI Ir Fonaeli Harefa menyampaikan rasa opteimisnya terhadap keberhasilan pengurus HKTI di bawah kepemimpinan Drs Sokhiatulo Laoli, karena memiliki kemampuan jaringan usaha secara nasional, hingga menurutnhya tidak ada hambatan atau kesulitan bagi HKTI Nias untuk mencapai peluang kemitraan kepada pihak lain dalam pemberdayaan pertanian dan nelayan di Kabupaten Nias.

Hal yang senanda juga di ungkapkan pengurus HKTI lainnya Ir Time Lestari Telaumbanua, yang menyatakan didalam pengurus HKTI telah berhimpuan di dalamnya para sumber daya manusia dari berbagai disiplin ilmu dan profesi terutama didominasi oleh para sarjana pertanian dan perikanan, hingga HKTI Nias memiliki kemampuan intelektual yang untuk memajukan masyarakat pertanian dan nelayan pada kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat Nias. (kap)

Sumber: Analisa, 25 September 2007

Facebook Comments