Gunung Sitoli, WASPADA Online

Masyarakat di Kab. Nias menyambut gembira rekomendasi dan persetujuan DPRD SU tentang pemekaran Kota Gunungsitoli, Kab. Nias Utara dan Kab. Nias Barat melalui sidang paripurna, Senin (17/9). Berbagai elemen masyarakat seperti Ormas, pimpinan Parpol, LSM, Asosiasi OKP senada menyatakan hasil keputusan persetujuan pemekaran ke tiga daerah otonom baru tersebut merupakan impian yang telah lama didambakan, dengan tujuan percepatan pembangunan demi kesejahteraan masyarakat.

Untuk itu keputusan dan rekomendasi yang telah dihasilkan agar segera ditindaklanjuti kepada pemerintah pusat dan DPR RI, mengingat sangat terbatasnya waktu yang tersisa untuk pengesahan daerah pemekaran baru. Ketua DPC Partai Hati Nurani Rakyat Kab. Nias, Agustinus Lase, SH, Selasa (18/9) menyampaikan terima kasih kepada DPRD Sumut yang menyahuti aspirasi murni masyarakat Nias, dengan merekomendasi dan memberi persetujuan usul pemekaran Kota Gunungsitoli, Kab. Nias Utara dan Kab. Nias Barat.

Untuk itu dia mengharapkan hasil keputusan persetujuan dari DPRD Sumut segera ditindaklanjuti ke pemerintah pusat. Sementara Ketua PC Nahdatul Ulama Kab. Nias, Abdul Majid, SE mengatakan, bagi masyarakat Nias pemekaran daerah adalah tuntutan kebutuhan dan bukan karena latah mengikuti pemekaran daerah lain di Indnsesia. Dengan terwujudnya pemekaran tiga daerah otonom baru, diharap potensi sumber daya alam dapat lebih ditingkatkan serta rentang kendali pelayanan kepada masyarakat lebih baik.

Majid mengharapkan seluruh elemen masyarakat baik yang berdomisili di Nias maupun di luar Nias serta Pemkab Nias merapatkan barisan dan saling bahu membahu memperjuangkan segera terwujudnya pemekaran, sesuai jalur masing-masing sehingga DPR RI dapat menyetujuinya menjadi undang-undang. Hal senada disampaikan Ketua Asosiasi Gapeknas Kab. Nias, Ir. Otorius Harefa juga tokoh masyarakat Nias Utara. Menurutnya keputusan DPRD Sumut patut diacungi jempol karena apa yang merupakan aspirasi masyarakat Nias telah disikapi dengan arif dan bijaksana. (a35)

Sumber: Waspada, 19 September 2007

Facebook Comments