Visi (Pewahyuan) Tentang Pembentukan Propinsi Tapanuli

Tuesday, August 28, 2007
By nias

Sebagai manusia biasa kadang-kadang kita kurang memperhatikan hal-hal yang sifatnya Visi (Pewahyuan) tetapi sebagai orang yang beragama perlu di perhatikan dan sangat dominan dalam hidup kegamaan.

Saya Pdt S Manao SmTh sangat bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa apabila pada saatnya Tapanuli menjadi satu Propinsi tersendiri dalam Bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Kalau saja pada saat ini begitu marak dan menggelora perjuangan pembentukan Propinsi Tapanuli dan seluruh lapisan masyarakat Tapanuli sampai aksi Damai dan Demonstrasi yang dihadiri oleh puluhan ribu massa dari berbagai lapisan masyarakat, tokoh, cendekiawan, para pejabat sangat mengharukan. Terima kasih kepada pemerintah yang menyikapi aspirasi masyarakat untuk memperjuangkan Tapanuli menjadi satu propinsi guna mensejahterakan masyarakat. Terima kasih kepada DPRD – Sumut telah menandatangani surat rekomendasi. Untuk itu, hanya saja terkesan tidak murni seolah karena desakan baru menandatanganinya. Namun Terpujilah Tuhan Yang Maha Esa.

Pada kesempatan ini, Pdt So’olo Manao SmTh, Alumnus STT-HKBP Nommensen menyerukan kepada seluruh masyarakat Tapanuli dari semua lapisan golongan, saya beritahukan bahwa Ide (Visi) PEMBENTUKAN TAPANULI MENJADI SATU PROPINSI TERSENDIRI SUDAH LAMA DIWAHYUKAN, TELAH MENJADI VISI ATAU DIWAHYUKAN MELALUI Prof Dr AA Sitompul (Almarhum) Maha Guru STT-HKBP Nommensen P Siantar pada tahun 1970 di salah satu ruang kuliah. Beliau sebagai dosen dan Ahli Tapsir Perjanjian Lama pada suatu saat memberi mata kuliah tentang Teologia Tanah, tanah sebagai ciptaan Tuhan, milik Tuhan Pemberian Tuhan.

Menyangkut makna tanah perjanjian kepada umat Israel. Pada kesempatan itu beliau membahas bahwa tanah diberikan Tuhan kepada manusia untuk diolah menjadi kesejahteraan masyarakat. Contoh gurun pasir yang di olah oleh orang Israel menjadi tanah subur. Indonesia kaya dengan kesuburan tanah yang menjanjikan, daerah Tapanuli yang begitu subur dan kekayaan alam perlu diolah menjadi dan untuk kesejahteraan masyarakat Bangsa dan Negara. BELIAU MENGATAKAN BAHWA PADA SUATU SAAT KITA MENGHARAPKAN TAPANULI AKAN MENJADI SATU PROPINSI. SEBAGAI PRASARAT UNTUK MEMACU KECEPATAN, KESEJAHTERAAN MASYARAKAT TAPANULI SECARA KHUSUS DAN BANGSA DAN NEGARA INDONESIA PADA UMUMNYA.

Maka saya selaku Alumnus STT-HKBP Nommensen dan sebagai murid beliau mengatakan bahwa tidak ada satupun kekuatan fisik atau politik yang mampu menghambat perjuangan ini, sehingga pewahyuan itu segera akan menjadi kenyataan. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh Panitia Pembentukan Propinsi Tapanuli dan kepada seluruh masyarakat yang dipakai oleh Tuhan untuk mewujudnyatakan suara pewahyuan ini.

Dan pada akhirnya saya mau mengatakan bahwa kalau nanti Tapanuli menjadi satu Propinsi dalam Bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia itu adalah ANUGERAH TUHAN KEPADA MASYARAKAT TAPANULI DAN KEPADA KITA SEMUA. Dan kepada pemerintah pusat dalam hal ini Presiden RI/Mendagri dan DPR RI jangan menjadi penghambat apa yang sudah direncanakan oleh Tuhan, bahkan berbahagialah Bapak Presiden/Mendagri dan DPR RI yang mengesahkan Tapanuli menjadi satu propinsi baru di Indonesia. Maka saya Pdt S Manao SmTh (EPHORUS) BKPN bersama seluruh warga Jemaat BANUA KERISO PROTESTAN NIAS (BKPN) MENDUKUNG SEPENUHNYA TERBENTUKNYA PROPINSI TAPANULI.

Tuhan memberkati.

HIDUP PROPINSI TAPANULI…!!!
HIDUP PROPINSI TAPANULI…!!!. (l)

Sumber: SIB, 27 Agustus 2007

7 Responses to “Visi (Pewahyuan) Tentang Pembentukan Propinsi Tapanuli”

  1. 1
    Fofo'usö Says:

    Hadia manö gohitö dödö namada Fandrita ba wanura sinöndra dödönia sanandrösa ba Propinsi Tapanuli andre bale, hana wa hulö abe’e sibai zöndrania wanuhini lala gera’era ba wamasindro Propinsi Tapanuli?
    Alai na arörö ndra’ugö ba wamagohisi Propinsi Tapanuli, ba olifu’ö nono mbanuau niha Keriso, Amada Fandrita he…! Faigi zi lö elungu ira!

  2. 2
    Pemerhati Protap Says:

    Bapak Pendeta: “Ide (Visi) PEMBENTUKAN TAPANULI MENJADI SATU PROPINSI TERSENDIRI SUDAH LAMA DIWAHYUKAN, TELAH MENJADI VISI ATAU DIWAHYUKAN MELALUI Prof Dr AA Sitompul (Almarhum) Maha Guru STT-HKBP Nommensen P Siantar pada tahun 1970 di salah satu ruang kuliah. Beliau sebagai dosen dan Ahli Tapsir Perjanjian Lama pada suatu saat memberi mata kuliah tentang Teologia Tanah, tanah sebagai ciptaan Tuhan, milik Tuhan Pemberian Tuhan.”

    Ini menarik sekali. Ternyata, berdasarkan kutipan di atas, pembentukan Protap telah “diwahyukan” jauh-jauh hari sebelumnya. Kalau demikian, pihak Panitia tidak perlu pusing, panik, kuatir, dan sebagainya. Biasanya apa yang sudah diwahyukan akan terjadi.

    Pertanyaan kita: kenapa para rohaniwan lain dari daratan Tapanuli tidak mengatakan ini kepada kita sebelumnya dan mengapa Bapak Pdt So’olo Manao SmTh yang mengatakannya ?

    Pemerhati Protap

  3. 3
    M. J. Daeli Says:

    Yang kita harapkan adalah : Semoga makna “Pewahyuan” tidak dikaitkan untuk segala macam kepentingan.

    M.J. Daeli

  4. 4
    marthin Says:

    Shallom
    Apakah pembentukan protap dan kejadian kekerasan yang menyertainya termasuk kedalam perkiraan?

  5. 5
    Maridup Hutauruk Says:

    Pernyataan pak pendeta sangat jelas sebagai suara orang Batak yang mengalir dalam darah seorang Pdt S Manao SmTh, tetapi sangat jelas pula bukan sebagai suara ononiha.

  6. 6
    Azai Says:

    1. Saya setuju dengan Pak Daeli (#3)
    2. Hadirat Manao (Ketua DPRD Nisel) berjuang sekuat tenaga
    memperjuangkan Protap mungkin juga dikarenakan bisikan “wahyu” pak
    Pendeta Manao.
    3. Semoga terkabul.

  7. 7
    yosaf Says:

    Pernyataan pak pendeta sangat jelas sebagai suara orang Batak yang mengalir dalam darah seorang Pdt S Manao SmTh, tetapi sangat jelas pula bukan sebagai suara ononiha.
    saya setuju… NIAS bukan batak.!!!!!
    NIAS bukan BATAK!!!
    ononiha sangat jauh lebih oke dibanding bataks!!!

Leave a Reply

Comment spam protected by SpamBam

Kalender Berita

August 2007
M T W T F S S
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031