Medan, (Analisa)

Sejumlah pengurus teras Junior Chamber International (JCI) Jepang datang kembali ke Nias untuk melihat perkembangan bantuan yang telah diberikan kepada korban bencana alam tsunami dan gempa di Nias.

Rombongan JCI Jepang yang datang Fumitaka Matsubara, Kentaro Harada, Yutaka Suzuki didampingi Ditri Kemala Rizki dari Vice Presiden JCI Indonesia 2007 dan President JCI Indonesia-LOM Medan Ichwan Habib.

“Kami ingin melihat perkembangan sejauh mana sudah bantuan yang telah disalurkan JCI pasca bencana alam di Nias,” kata Fumitaka Matsubara kepada wartawan di Medan sebelum bertolak ke Nias.

Dikatakan, sejak terjadinya bencana alam di Nias tahun 2005 silam, organisasi JCI telah bertekad untuk memberikan bantuan sebagai wujud kepedulian JCI yang ada di 115 negara seluruh dunia.

Menurut program awal, kata Fumitaka Matsubara didampingi Ditri Kemala Rizki, JCI akan terus menyalurkan bantuan mulai 2005 hingga 2009.

Jadi, selama rentan waktu tersebut para pengurus JCI silih berganti datang untuk melihat perkembangan sejauhmana bantuan itu dimanfaatkan.

Selama ini, bantuan yang sudah disalurkan satu pusat permainan anak yang berada di atas lahan 1000 meter persegi yang di dalamnya ada ruangan perkantoran, kelas belajar dan lainnya.

SOLUSI

Kedatangan rombongan JCI Jepang kali ini, katanya, selain untuk melihat perkembangan bantuan yang sudah diberikan, juga untuk mencari apa lagi kebutuhan masyarakat Nias pasca bencana alam.

“Jika dilihat nanti masih ada hal yang memerlukan bantuan, maka kita akan mencari solusi apa yang harus dibuat,” ungkap Fumitaka seraya mengaku kedatangan JCI Jepang kali ke Nias berkat kerjasama dengan JCI Indonesia LOM Medan.

Sementara, Presiden JCI Indonesia-LOM Medan Ichwan Habib mengucapkan terimakasih atas kedatangan rombongan JCI Jepang yang tidak saja melihat perkembangan bantuan kepada masyarakat Nias, tapi juga mencari apa lagi yang seharusnya dibutuhkan masyarakat pasca bencana.

Hal serupa juga diungkapkan Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Deli Serdang, Said Aldi Al Idrus.

Said berharap, apa yang telah dilakukan JCI Jepang atas nama JCI seluruh dunia itu harus benar-benar sesuai sasaran kepada masyarakat korban bencana alam. (nai)

Sumber: Analisa, 20 Agustus 2007

Facebook Comments