Gunungsitoli (SIB)
Kajari Gunungsitoli Dade Ruskandar SH MH, Senin (13/8) membenarkan pemeriksaan Kabag Umum Setda Nias B Ziliwu terkait laporan LSM BPPKN yang ditandatangani oleh Ketua, Hanati Nazara SH, Sekretaris Umum Kharisman Hia ST. Pemeriksaan untuk mengumpulkan dokumen-dokumen yang berkaitan dengan pengadaan kendaraan dinas Pemkab Nias dari APBD Rp 5.284.000.000,- namun Kajari Gunungsitoli belum bisa memberi keterangan lebih lanjut kerena belum rampung hasil pemeriksaan yang ditangani oleh Kasi Intel Kejari Gunungsitoli Frans Rudi Putra Zebua SH.

Anggota DPRD Nias Dalifati Ziliwu SPd ketika diminta tanggapannya atas pemeriksaan Kabag Umum Setda Nias B Ziliwu mengatakan sangat mendukung Kajari Gunungsitoli melakukan proses hukum terhadap pelanggaran hukum yang dilakukan Pemkab Nias sebagaimana Keppres nomor 80 tahun 2003 bahwa proyek yang bernilai Rp 50.000.000,- harus melalui tender.

Diharapkan Kejaksaan Negeri Gunungsitoli dapat melakukan proses sesuai dengan prosedur yang berlaku, apalagi kalau kasus tersebut telah dilaporkan oleh masyarakat melalui LSM BPPKN. “Kita tidak bisa tolerir perbuatan seperti pelanggaran terhadap ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Sementara itu, Kasi Intel Kejari Gunungsitoli Frans Rudi Zebua SH ketika diminta tanggapannya mengatakan, Kabag Umum diperiksa berdasarkan kesadarannya mendatangi Kejaksaan itu menunjukkan sikap kooperatif. Pada pukul 12.00 WIB ia diperkenankan pulang ke rumah untuk makan siang. Pemeriksaan terhadap Kabag Umum masih dilanjutkan dan mengenai tindak lanjut permasalahan tergantung kepada Kajari Gunungsitoli.

Pemantauan “SIB”, Kabag Umum datang ke Kejari Gunungsitoli pada pukul 09.00 WIB dengan mengendarai mobil pick-up warna hitam berplat merah. Setelah pulang pukul 12.00 WIB untuk makan siang, ia kembali ke Kantor Kejari Gunungsitoli pada pukul 14.00 WIB dan hingga pukul 18.00 WIB terlihat masih menjalani pemeriksaan di ruang Kasi Intel Kejari Gunungsitoli. Kajari Gunungsitoli juga tetap berada di Kantor untuk memantau pemeriksaan anggotanya.

Ketua LSM Pemerhati Nias, Muhammad Darwis Telaumbanua BA yang juga Ketua ICMI Nias dan mantan anggota DPRD Nias kepada wartawan mengatakan, atas gebrakan yang dilakukan oleh Kajari Gunungsitoli membuat masyarakat Nias senang, karena selama ini seolah-olah lembaga Kejari Gunungsitoli lemah terhadap laporan masyarakat kecuali pada masa Kajari Gunungsitoli Imanuel Zebua SH MH yang telah memproses berbagai kasus, dan menetapkan sejumlah pejabat menjadi tersangka, namun sangat disayangkan tiba-tiba ia dipindahkan sehingga kasus menjadi terhenti dan membuat masyarakat Nias kecewa. (T-15/i)

Sumber: SIB, 14 Agustus 2007

Facebook Comments