Gunungsitoli, WASPADA Online
Warga Kota Gunungsitoli dihebohkan dengan peristiwa terbakarnya tiga rumah semi permanen di Jalan Hilizati, Kel. Pasar Gunungsitoli, Minggu malam (24/6). Atas peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa.

Informasi yang dihimpun Waspada, rumah yang terbakar merupakan milik Ama Tuti Telaumbanua warga Kel. Pasar Gunungsitoli. Rumah tersebut selama ini dihuni dua keluarga yang merupakan anak dan menantunya, masing-masing Surya Pragawati dan keluarga Yarman Zebua.

Peristiwa terbakarnya rumah semi permanen yang bersebelahan dengan RSU Gunungsitoli tersebut terjadi sekitar pukul 21.00. Menurut informasi, api diduga berasal dari lilin yang dipasang penghuni rumah.

Kapolres Nias, AKBP Albertus Sampe Sitorus yang mendapat laporan, turun ke lokasi dengan sejumlah anggotanya. Namun tiga unit mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Nias yang diterjunkan ke lokasi terlambat melakukan pemadaman api. Mobil pemadam itu tidak langsung berfungsi karena mengalami kerusakan pada mesin pompa air.

Warga berupaya memadamkan api dengan air seadanya namun api terlanjur membesar. Demikian juga ketika mesin pompa mobil pemadam kebakaran berhasil difungsikan, akhirnya sia-sia karena seluruh bangunan rumah tersebut sudah hangus dan tak satupun harta benda bisa diselamatkan.

Kapolres Nias, AKBP Albertus Sampe Sitorus yang dikonfirmasi Waspada, membenarkan pada peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Kerugian belum dapat dipastikan sedangkan sumber api masih dalam penyelidikan polisi.

Anggota DPRD Nias, Ir. Adrianus Zega yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kab. Nias yang turun ke lokasi, menyesalkan pihak Kantor Kesbang Linmas sebagai penanggung jawab operasi Mobil Pemadam Kebakaran yang tidak stand by sehingga pemadaman api terlambat dilakukan. (a35) (wns)

Sumber: Waspada Online, 25 Juni 2007

Facebook Comments