St. Louis (AFP): Ular berkepala dua yang diberi nama “We” (“Kami”), atraksi utama pada World Aquarium, telah meninggalkan kita.

Ular berumur 8 tahun tersebut mati karena penyebab alamiah akhir minggu lalu, kata penjaganya (penjaga mereka): Leonard Sonnenschein. Umumnya, ular berkepala dua hanya berumur satu hingga dua minggu. “Sangat menyedihkan”, kata Sonnenschein. “Setiap hari orang berduyun-duyun ke sini dan mengatakan: ‘Aku ke sini mau melihat ular berkepala dua’”.

Sonnenschein mengatakan bahwa We telah dilihat oleh sekitar sejuta pengunjung World Aquarium. Anak-anak biasanya terheran-heran dan sekaligus kagum melihat ada ular yang memeiliki dua kepala dalam satu tubuh; kedua kepala We tidak jarang menjulur ke dua arah yang berbeda pada waktu yang sama.

“Keheranan ini melahirkan semangat penelitian dalam jiwa anak-anak,”, tambah Sonnenschein.

Sonnenschein mengatakan ia membeli We dari pembibit ular di Indiana seharga 15,000 dolar Amrika ketika binatang melata ini masih berumur beberapa minggu.

Seorang taxidermist akan mengurus “jenazah” We yang akan mulai dipamerkan dalam tempo semingu ke depan. (Taxidemist: orang yang membersihkan, mengawrtkan dan mengisi kiulit binatang yang tela mati dengan bahan tertentu supaya kelihatan seperti hidup)

The World Aquarium yang terletak dalam City Museum membeli We pada tahun 1999. Tahun lalu akuarium tersebut coba melelang reptil langka itu untuk mendapatkan dana program-program konservasi. Oleh para peminat, harga lelang sebesar $150,000 dianggap terlalu tinggi sehingga tidak ada yang berani “mengakuisisi” We.

Ket. gambar: We di tangan tuannya, Sonnenschein

Sumber: Yahoo News, 20 Juni 2007

Facebook Comments