Medan, WASPADA Online
Tokoh masyarakat Sumut, H. Chairuman Harahap, SH, MH menegaskan, sektor transportasi laut ke Pulau Nias merupakan sektor vital. Karena itu, transportasi laut harus lebih diperhatikan dengan meningkatkan frekuensinya.

“Nias perlu dibuka dari isolasi sehingga dapat dilakukan percepatan pembangunan. Karena itu, jalur transportasi laut yang sudah ada perlu lebih dipersering frekuensinya, ” ujar Chairuman, Selasa (8/5). Dengan semakin seringnya pelayaran laut, maka semakin terbuka peluang untuk percepatan pembangunan di Pulau Nias.

Pada awalnya, pemerintah mesti memberi rangsangan agar ferry-ferry penyeberangan ke Pulau Nias lebih sering lagi. Caranya dengan memberikan subsidi beroperasinya kapal-kapal penyeberangan. “Kalau ekonomi sudah tumbuh maka kapal-kapal tersebut dapat dioperasionalkan sendiri oleh masyarakat, pemerintah tidak perlu lagi memberikan subsidi,” ucapnya.

Sektor pariwisata salah satu sektor andalan Pulau Nias, akan lebih berkembang jika jalur transportasi laut dimaksimalkan. “Semakin banyaknya jalur transportasi laut, maka akan semakin banyak orang mengunjungi Pulau Nias. Dengan sendirinya roda perekonomian rakyat semakin terpacu.” Perlu juga dipersiapkan berbagai fasilitas pendukung untuk lebih merangsang orang datang ke Nias. Misalnya promosi yang efektif ‘menjual’ keindahan Pulau Nias kepada masayrakat di luar Nias, baik di dalam maupun di luar negeri.

Selain itu perlu disiapkan peta pariwisata memadai. Misalnya akses menuju objek wisata seperti daerah-daerah eksotik dan tempat-tempat menarik lainnya, termasuk fasilitas pendukung pariwisata seperti hotel atau resort. “Tak kalah pentingnya, sikap penerimaan dari masyarakat sekitar agar menciptakan suasana nyaman bagi sapa saja yang datang ke Pulau Nias sehingga menimbulkan keinginan orang untuk datang lagi.”

Maka, untuk perkembangna pembangunan di Pulau Nias di masa mendatang harus ada semacam komitmen dari masyarakat dan pemerintah daerah untuk memiliki kesadaran yang tinggi bagi terciptanya suasana yang nyaman bagi para pelancong. Bagaimana Bali yang demikian terkenalnya ke seluruh dunia karena sektor pariwisatanya, padahal Pulau Nias juga memiliki eksotisme yang tak kalah menarik dari Pulau Bali. “Kita optimis pembangunan di Pulau Nias ke depan akan lebih cerah jika ditopang komitmen yang kuat dari masayarakat dan pemerintah,” katanya.(m12) (wns)

Sumber: Waspada, 8 Mei 2007

Facebook Comments