G. Sitoli, WASPADA Online
Bupati Nias, Binahati B Baeha, mengukuhkan pengurus Badan Persiapan Pembentukan Kota Gunungsitoli (BPPKG) di Pendopo Bupati Nias, Selasa (1/5), guna menindaklanjuti aspirasi masyarakat tentang pemekaran tiga daerah otonom baru di Kabupaten Nias.

Terlihat hadir, unsur Muspida di antaranya Ketua DPRD Nias, M. Ingati Nazara, A.Md, Kapolres Nias, AKBP Albertus S Sitorus, Frans Zebua, SH mewakili Kajari Gunungsitoli, Ketua Komisi A DPRD Nias, Yaatoziduhu Laoli, SH, tokoh masyarakat Nias, Temazaro Harefa yang juga Wakil Bupati Nias, para pimpinan organisasi aga-ma seperti Ketua PGI DN, Pdt. Ar. Gea, STh, Ketua PCNU Nias, Abdul Majid, SE, Ketua PD Muhammadiyah, H. Datuk Sati, tokoh masyarakat Tionghoa, Lim Potian, pimpinan OKP, LSM dan sejumlah elemen masyarakat lainnya.

Ketua Tim Formatur BPPKG, Drs. Kemurnian Zebua, SE yang juga Asisten I Setda Nias melaporkan, sesuai hasil musyawarah tokoh-tokoh masyarakat Nias, telah menunjuk tim formatur menyusun kepengurusan BPPKG dan telah melakukan tugasnya dengan mengakomodir seluruh komponen masyarakat di 5 (lima) kecamatan yang termasuk dalam wilayah pembentukan calon Kota Gunungsitoli masing-masing, Kec. Gunungsitoli, Gunungsitoli Utara, Gunungsitoli Selatan, Gunungsitoli Idanoi dan Gunungsitoli Alooa.

Temazaro Harefa mengatakan, didorong aspirasi masyarakat yang sangat kuat dan melihat peluang yang ada, perlu untuk meningkatkan stasus Kec. Gunungsitoli, apakah menjadi Kota Administratif atau Kotamadya yang nantinya akan tergantung pada penilaian pemerintah. Maka sejumlah tokoh masyarakat pada 29 April 2007 melakukan musyawarah menyepakati langkah yang harus ditempuh menindaklanjuti aspirasi tersebut.

Sementara, Bupati Nias, Binahati B Baeha mengatakan, wacana pembentukan beberapa daerah otonom baru di Nias sudah lama digulirkan dan dipersiapkan. Setelah pemekaran Kab. Nias Selatan, wilayah kecamatan yang ada di Kab. Nias sebanyak 14 kecamatan. Pemerintah daerah dalam waktu dekat telah memekarkan wailayah kecamatan di Nias dari 14 kecamatan menjadi 32 kecamatan. Sebelumnya usul pemekaran Kab. Nias Utara dan Nias Barat sudah mulai digulirkan, bahkan telah diparipurnakan melalui sidang paripurna DPRD untuk disetujui.

Dijelaskan, belum lama ini pihaknya bersama pimpinan DPRD dan sejumlah tokoh masyarakat Nias telah menemui Komisi II DPR RI untuk menindaklanjuti usul pemekaran daerah otonom baru di Nias. Kepada rombongan, Komisi II DPR RI menyambut positif usul pemekaran dan berjanji turun ke Nias melihat dari dekat kelayakan calon daerah otonom baru yang akan dibentuk. Tan-tangan inilah yang lebih men-dorong Pemerintah Kab. Nias dan seluruh elemen masyarakat untuk segera melakukan pemekaran daerah.

Ketua DPRD Nias, M Ingati Nazara, A.Md menambahkan, wacana pembentukan Kota Gunungsitoli sudah lama bergulir sehingga dengan pengukuhan pengurus BPP KG dapat mempercepat terwujudnya cita-cita masyarakat Nias tersebut karena sebelum pengukuhan ini DPRD Nias telah meresponnya dengan mengagendakan sidang paripurna untuk pembahasan pembentukan Kota Gunungsitoli yang direncanakan mulai digelar pada tanggal 10 Mei 2007 mendatang. (a35) ()

Sumber: Waspada, 3 Mei 2007

Facebook Comments