Para astronom telah menemukan “Bumi baru” – planet pertama di luar tata surya kita yang memiliki potensi mendukung kehidupan. Planet yang menyerupai bumi ini berjarak 20.5 tahun cahaya dari bumi, mengorbit bintang cebol merah (red dwarf) Gliese 581 dalam konstelasi Libra.

Ini adalah salah satu dari tiga planet dalam tatasurya itu dan diberi nama Gliese 581C.

Menurut Profesor Roger Clay dari Universitas Adelaide, Australia, ini merupakan pertama yang ditemukan memiliki massa atau berat yang hampir sama dengan bumi.

“Mereka percaya bahwa jarak planet tersebut dari bintang Gliese 581 membuatnya memiliki suhu yang hampir sama dengan suhu permukaan bumi,” kata Professor Clay. Ini juga berarti air yang dikandungnya berada dalam fase cair.

“Jadi planet ini secara potensial memiliki persyaratan untuk mendukung kehidupan.”

glimpse581cPlanet itu ditemukan menggunakan teleskop pada European Southern Observatory di La Silla, Chili. Teknik spektroskopi yang dipakai untuk menemukan planet ini didasarkan atas prinsip di mana cahaya akan bergerak ke arah ujung biru spektrum apabila sesuatu bergerak ke arah pengamat dan ke arah merah bila menjauhi pengamat, kata Profesor Clay.

Temuan ini memperkuat “kecurigaan” para astronom bahwa jagad raya ini memiliki banyak dunia yang mirip bumi kita.

Gliese 581 C memiliki diameter 1.5 diameter bumi. Ia merupakan eksooplanet* pertama yang mirip bumi. Dari sekitar 220 eksoplanet yang telah ditemukan, kebanyakan terlalu besar, atau terbuat dari gas, terlalu panas atau terlalu dingin untuk mendukung suatu kehidupan.

“Karena suhu dan jaraknya yang relatif dekat dari bumi, planet ini mungkin akan menjadi target penting misi luar angkasa di masa mendatang”, kata Xavier Delfosse, salah seorang dari penemu planet itu.

*Eksoplanet adalah planet yang mengorbit bintang lain di luar tatasurya kita.(brk)

Sumber: Advertiser, 26 April 2007.

Facebook Comments