BRR Nias Didesak Bongkar Proyek Asal Jadi

Saturday, April 28, 2007
By nias

G. Sitoli, WASPADA Online
Bupati Nias, Binahati B. Baeha, SH bersama Ketua DPRD Nias, M. Ingati Nazara, A.Md mendesak Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) Regional VI Nias segera membongkar kembali proyek pembangunan drainase sepanjang kurang lebih 4 km yang dikerjakan asal jadi.

Bupati Nias didampingi Ketua DPRD, Wakil Bupati, Temazaro Harefa dan sejumlah pejabat Pemkab Nias, melalui Sekretariat Bersama (Sekber), Rabu (25/4), melakukan monitoring bersama pejabat BRR Nias di antaranya Kepala Distrik, Jupiter Gulo, Manejer Pendidikan dan Kesehatan, Vence Lase serta beberapa perwakilan NGO, melihat langsung pelaksanaan proyek BRR di kecamatan. Pada kegiatan itu ditemukan beberapa proyek BRR belum tuntas dan dikerjakan asal jadi. Seperti di Kec. Lotu, ditemukan pembangunan ratusan unit rumah bagi korban gempa tahun anggaran 2006 belum selesai, sehingga para korban belum bisa menempati rumah bantuan tersebut. Bahkan beberapa rumah terkesan ditelantarkan kontraktor.

Tim monitoring menemukan proyek PPK Jalan Provinsi pada pembangunan drainase sepanjang kurang lebih 4 km di Kec. Lotu dan Kec. Lahewa Timur, dikerjakan asal jadi sehingga sebagian besar proyek rusak dan retak. Seperti pembangunan drainase di Desa Muzoi Kec. Lahewa Timur pengerjaannya sangat amburadul dan tidak memakai fondasi. Selain itu pemakaian bahan material batu kapur bercampur tanah dan campuran semen, menurut pengakuan warga tidak sesuai bestek.

Hal sama terjadi di Desa Lawira Satua Kec. Lotu. Bahkan di lokasi ini saat tim monitoring menginjakkan kaki di atas drainase yang sudah diplester, langsung ambruk karena campuran semen tidak memenuhi syarat. Sementara konsultan pengawas proyek BRR, tidak ada di lapangan. Bupati dan Ketua DPRD mendesak pihak BRR melalui Kepala Distrik BRR Nias, Jupiter Gulo yang bersama-sama turun ke lapangan, tidak mencairkan dana proyek dan segera melakukan pembongkaran kembali.

Sedangkan Wakil Bupati Nias, Temazaro Harefa menyatakan BRR jangan melakukan pembodohan kepada masyarakat dalam pelaksanaan proyek, dan hanya mementingkan keuntungan. “Bila dana proyek pembangunan drainase yang dikerjakan asal jadi ini dibayarkan BRR sebelum dibongkar, saya orang pertama yang akan melaporkan penyimpangan ini ke Komisi Pemberantasan Korupsi,” tandas Wabup.

Pada kesempatan monitoring itu Bupati Nias dan BRR melakukan dialog dengan tokoh masyarakat Kec. Lahewa, terkait pembangunan dan pelebaran jalan. Kepada sejumlah tokoh masyarakat, bupati mengimbau agar mendukung program rehabilitasi dan rekonstruksi dengan merelakan tanah yang terkena proyek pelebaran jalan, karena ini demi kepentingan bersama.

Sementara Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Infrastruktur dan Permukiman BRR Nias, Buyung Sitompul, MT menegaskan pihaknya telah memerintahkan konsultan dan kontraktor pelaksana membongkar kembali proyek tersebut untuk diperbaiki, sembari menambahkan, juga soal penggunaan bahan material batu diperintahkan menggunakan batu yang sesuai bestek.(cbj) (wns)

Sumber: Waspada, 27 April 2007

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

Kalender Berita

April 2007
M T W T F S S
« Mar   May »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30