Gunungistoli, (Analisa)

Pulau Nias sudah selayaknya menjadi satu provinsi, karena melihat situasi dan kondisi letak Pulau Nias jauh dari pada kabupaten lain di daratan Sumatera. Satu-satunya jalan harus melalui laut dengan berlayar.

Seperti contoh, jika dalam kondisi cuaca buruk, bagaimana dengan Pulau Nias dan pesawat tidak ada masyarakat mau naik apa, hingga dengan kondisi itu mengharuskan Pulau Nias untuk menjadi mandiri, kata Bupati Nias Binahati B Baeha, SH kepada sejumlah wartawan di ruang kerjanya Jalan Pancasila Gunungsitoli.

Bupati didampingi Wakil Bupati Temazaro Harefa dan Sekda Drs FG M Zebua mengatakan, menyangkut pemekaran dua calon kabupaten di Pulau Nias yakni, Kabupaten Nias Utara dan Kabupaten Nias Barat yang diusulakan beberapa tahun lalu, saat ini masuk dalam agenda rapat DPR- RI.

Hal itu diketahui Bupati Nias saat dipanggil dan bertemu dengan Komisi II DPR-RI. Komisi II DPR-RI mengingatkan kembali kepada Bupati Nias, usulan pemekaran Kabupaten Nias Utara dan Kabupaten Nias Barat masuk dalam agenda rapat DPR-RI, serta rencana pembentukan kota Gunungsitoli menjadi satu daerah kota otonom.

Karena pada pada prinsipnya, Komisi II DPR membidangi otonomi daerah setuju memasukkan Gunungsitoli ke dalam 31 daerah otonom yang sudah ada di DPR RI sekarang, sebelum diberlakukan aturan baru tentang konsep besar otonomi daerah

Ketika Bupati dan Ketua DPRD Nias beberapa waktu lalu menghadap kepada Gubernur Sumut tentang hal itu, Gubsu setuju dan Pemerintah Kabupaten Nias dan saat ini tinggal menunggu surat rekomendasi persetujuan untuk kelengkapan administrasi ke Komisi II DPR RI.

Dalam waktu dekat ini, Bupati Nias merencanakan akan datang ke Depatemen Dalam Negeri untuk hal pemekaran dua kabupaten itu.

Bahkan bupati direncanakan bersama dengan Ketua DPRD Sumut, beberapa waktu lalu akhir 2004 DPRD Sumut melakukan sidang meneliti mengenai persiapan pemekaran dua kabupaten itu.

LEBIH DEKAT
Bupati Nias mengatakan, tujuan dari pemekaran ini supaya pelayanan kepada masyarakat lebih dekat, sekalipun pemerintah dalam memekar ini banyak mengalami kendalab namun sisi positifnya lebih besar yaitu, pelayanan lebih meningkat juga kepentingan rata kepada masyarakat pemerintahnnya sendiri.

Karena dengan pemekaran itu kendali pemerintahan lebih diperpendek. Seperti contoh jarak tempuh dan lainnya.

Dari kedua kabupaten yang diusulkan dan dimekarkan itu, mempunyai beberapa keunggulan seperti kondisi alam yang mendukung, keunggulan dalam jumlah seperti Kabupaten Nias Utara dengan jumlah penduduk sebanyak 126 ribu jiwa, calon Kabupaten Nias Barat dengan jumlah penduduk 87 ribu jiwa rencana pembentukan Gunungsitoli menjadi Kota Otonom dengan jumlah penduduk sebanyak 128 ribu jiwa dalam 4 kecamatan.dan luas wilayah. (kap)

Facebook Comments