G. Sitoli, WASPADA Online
Komisi II DPR RI membidangi otonomi daerah pada prinsipnya mendukung dan setuju atas usul pemekaran Kab. Nias Utara dan Nias Barat serta Kota G. Sitoli.

Demikian disampaikan Bupati Nias Binahati B Baeha, SH didampingi Wakil Bupati Temazaro Harefa, Sekdakab Drs. FGM Zebua dan Kabag Humas Tema Telaumbanua, M.Si pada temu pers di ruang kerja bupati, Selasa (10/4). Disebutkan, beberapa waktu lalu pihaknya menghadiri undangan Komisi II DPR RI, meminta kembali konfirmasi tentang pembentukan Kab. Nias Barat dan Nias Utara yang diusulkan sejak 2004. Selain itu, terakhir kota G. Sitoli diusulkan menjadi kota otonom terdiri dari lima kecamatan, yaitu Kec. G. Sitoli, G. Sitoli Utara, G. Sitoli Selatan, G. Sitoli Idanoi dan Kec. Alo’oa.

Kab. Nias sebagai Kabupaten Induk tetap eksis dengan sembilan kecamatan dengan jumlah penduduk 118.000 jiwa, sedangkan rencana pemekaran Kab. Nias Utara berpenduduk 126.000 jiwa, rencana pemekaran Kab. Nias Barat berpenduduk 87.000 jiwa dan rencana pemekaran kota G. Sitoli berpenduduk 128.000 jiwa.

Dijelaskan bupati, bersama Ketua DPRD Kab. Nias, M. Ingati Nazara, AMd telah menghadap Gubernur Sumatera Utara Drs. Rudolf M. Padede untuk menyampaikan rencana ini, pada prinsipnya gubernur setuju. Dalam waktu dekat Bupati Nias bersama Ketua DPRD Sumut akan menyampaikan rencana pemekaran kabupaten baru ini ke Depdagri. “Pemekaran wilayah kabupaten baru merupakan upaya mendekatkan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, karena memperpendek rentang kendali pemerintahan serta memacu peningkatan dan percepatan pembangunan di berbagai bidang,” jelas Bupati Nias.(cbj) (wns)

Sumber: Waspada, 13 April 2007

Facebook Comments