Mahasiswa dan Pemuda Tapanuli Datangi DPRDSU Mencari Syukran Tandjung

Wednesday, April 4, 2007
By nias

Medan (SIB)
Belasan Pemuda dan Mahasiswa Tapanuli mendatangi gedung DPRD Sumut, Selasa (3/4) untuk mencari anggota DPRDSU dari Fraksi Partai Golkar yang bernama Syukran Tandjung. Para mahasiswa dan pemuda Tapanuli itu mengecam keras anggota FP Golkar DPRD Sumut H Syukran Tandjung SE yang telah melontarkan statemen yang mengkait-kaitkan pembentukan Propinsi Tapanuli dengan agama, sehingga dianggap memprovokasi dan sengaja menciptakan ketidakharmonisan di daerah ini. Syukran Tandjung juga telah mengajak masyarakat untuk menghempang Propinsi Tapanuli.

Delegasi yang dikordinir Lamhot Tambunan sebenarnya ingin bertemu langsung dengan Syukran Tandjung untuk mempertanggungjawabkan serta menuntut pencabutan statemennya yang dianggap telah meresahkan masyarakat sekaligus meminta maaf kepada masyarakat Tapanuli.

“Kita datang ke gedung dewan ini hanya ingin bertemu dengan anggota DPRD Sumut Dapem (daerah pemilihan) VIII (Tapanuli) yang bernama H Syukran Tandjung yang telah menyakiti hati masyarakat Tapanuli serta Pansus Propinsi Tapanuli yang terkesan sengaja menghempang aspirasi masyarakat Tapanuli,” ujar Tambunan.

Dikatakannya, Syukran selaku putra Tapanuli seharusnya membela kepentingan masyarakat, bukan malah menghempang serta memprovokasi dengan mengkait-kaitkan pembentukan Propinsi Tapanuli dengan unsur agama, sebab semua pihak mengetahui pemekaran ini murni aspirasi masyarakat, bukan malah mengenyampingkan agama tertentu, seperti yang dituduhkan Syukran.

“Pikiran yang sangat kerdil, jika seorang kader Partai Golkar Syukran Tanjung menuduh pembentukan Propinsi Tapanuli kental nuansa salah satu agama. Kami menduga Syukran melontarkan statemen yang dikutip sejumlah media massa ini dalam keadaan mabuk alias tidak sadarkan diri,” tegas Tambunan dan rekan-rekannya.

Namun niat Pemuda dan Mahasiswa Tapanuli bertemu Syukran dan Pansus Propinsi Tapanuli tidak kesampaian, sebab Security Dewan dan staf FP Golkar menyarankan delegasi menyampaikan aspirasinya ke Komisi A DPRD Sumut dengan dilengkapi surat permohonan delegasi, sebagaimana mekanisme yang berlaku di lembaga legislatif.

Atas saran itu, para delegasi juga mendatangi Komisi A, tapi karena Komisi A sedang melakukan rapat, dengan rasa kesal Pemuda dan Mahasiswa Tapanuli menunggu untuk bertemu Syukran. Tapi, setelah usai rapat, Syukran ternyata sudah meninggalkan gedung dewan tanpa diketahui Delegasi. Tapi delegasi tidak patah semangat, malah berjanji akan datang lagi ke lembaga legislatif guna menjernihkan masalah itu.(A13/l)

Sumber: Harian SIB, 4 April 2007

Leave a Reply

Comment spam protected by SpamBam

Kalender Berita

April 2007
M T W T F S S
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30