GUNUNG SITOLI, NIAS, 16 Maret 2007. Bank Pembangunan Asia (ADB) dan Black & Veatch mengadakan mid-term review untuk Proyek Bantuan Darurat Gempa Bumi dan Tsunami Paket 24 (ETESP-24), di bawah dukungan Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi NAD-Nias dan Bappeda Nias tentang pelaksanaan proyek di empat dari total delapan kecamatan di Nias; Botomuzoi, Hiliduho, Namohalu Esiwa dan Tugala Oyo. Tujuan mid-term review atau musrembang (musyawarah rencana pembangunan) ini adalah untuk menyebarkan informasi pendahuluan yang dikumpulkan mengenai empat kecamatan tersebut dan untuk mendapatkan dukungan dari BRR dan Bappeda terhadap proyek yang sedang berlangsung.

Musrembang tersebut telah dilaksanakan pada 6 Maret 2007 lalu di kantor Bappeda Nias dan dihadiri oleh delegasi dari Bappeda, ADB, BRR, LSM dan camat dari masing-masing kecamatan Hiliduho, Lotu, Botomuzoi dan Namohalu Esiwa. Topik yang telah didiskusikan termasuk ide tentang memasukkan ke dalam RKPD, Rencana Kerja Pemerintah daerah dan program-program LSM.

“Kami sangat senang dengan apa yang telah dicapai oleh ETESP-24. Kami sangat menghargai jika wilayah jangkauan bisa mencakup sisa kecamatan lainnya di Pulau Nias. Kami merencanakan untuk memasukkan proyek ini ke dalam anggaran dan perencanaan di masa mendatang,” komentar Kepala Bappeda Nias, Baziduhu Zebua.

Antusiasme yang sama juga diungkapkan oleh William Sabandar, Kepala BRR Perwakilan Nias, “Saya berharap ETESP-24 dalam mencakup semua kecamatan di Nias dan Nias Selatan and harus digunakan bukan hanya oleh BRR, tetapi oleh stakeholders, pemerintah daerah, NGO dan lembaga-lembaga donor. Action Plan ini akan memfasilitasi pemerintah daerah dan BRR dalam pembangunan di masa mendatang.”

Sejak November 2006, Black & Veacth dibawah kontrak ADB melaksanakan Proyek Bantuan Darurat Bencana Alam dan Gempa Bumi Paket 24 (ETESP-24), yang berfokus pada Perencanaan Tata Ruang dan Pengelolaan Lingkungan pada tingkat Kecamatan. Proyek khusus ini merupakan salah satu rangkaian dari proyek rehabilitasi dan pembangunan kembali yang didanai oleh ADB dan dikoordinasikan oleh BRR. Proyek ini akan menghasilkan kerangka untuk membantu membangun kembali dengan lebih baik wilayah yang terkena dampak bencana di Aceh dan Nias.

ETESP-24 berfokus pada mempersiapkan kerangka ruang perencanaan pembangunan dan action plan untuk kecamatan terpilih dan menggabungkan gambaran umum masalah seperti data lokasi, masukan pihak terkait sebagai dasar untuk perencanaan yang lebih akurat dan seimbang di masa mendatang. Kerangka tersebut berisi informasi tentang penduduk, wilayah pemukiman, penggunaan lahan, aktifitas ekonomi dan mata pencaharian, sumber daya alam dan lingkungan, lembaga pemerintah dan dinas, fasilitas sosial dan infrastruktur. Kerangka Tata Ruang dan Rencana Aksi Kecamatan (KSF-AP) akan dipersiapkan untuk 20 kecamatan yang telah ditunjuk oleh BRR di Nias, Simeulue dan Aceh Selatan.

Hadir pada acara musrembang, Rehan Kausar, Advisor ADB untuk Perumahan dan Perencanaan Tata Ruang, menjelaskan, “KSF-AP ini bukan hanya menjadi dokumen tetapi merupakan alat perencanaan yang sangat bernilai.

Untuk itu mengapa keterlibatan BRR dan Bappeda sangat penting dalam mendukung pelaksanaan proyek.
Kerangka ini mengindentifikasikan proyek berdasarkan prioritas dan idealnya masuk dalam rencana anggaran belanja daerah.”

Pimpinan Tim ETESP-24, William Bloxom, memberikan catatan bahwa walaupun ruang lingkup proyek ini hanya mencakup delapan kecamatan di Nias, perencanaan ini seharusnya menjadi model bagi pekerjaan pembangunan berikutnya. Menurut William, satu aspek kunci dari pendekatan ini adalah menemukan keterkaitan antara perencanaan masing-masing kecamatan. “Jika pendekatan serupa dilaksanakan untuk sisa kecamatan lainnya di Nias, maka Nias akan memiliki jaringan perencanaan terintegrasi yang bernaung dalam perencanaan tata ruang kabupaten.”

Kerangka Tata Ruang dan Rencana Aksi Kecamatan beserta analisa data tersebut diharapkan akan tersedia bagi perencana dan pengambil keputusan di lembaga pemerintah, lembaga donor, lokal dan internasional NGO (Non Governmental Organizations), pemimpin masyarakat dan organisasi lainnya yang terlibat dalam pembangunan, rekonstruksi dan rehabilitasi di NAD-Nias.

“Menurut saya sangat penting untuk mulai menyebarkan informasi Kecamatan Action Plan tersebut dengan lembaga PBB, NGO internasional dan lembaga Palang Merah. UNORC selalu menawarkan kerja sama dan bertukar informasi dan data, jadi mungkin kami bisa membantu ADB untuk mengadakan presentasi yang sama untuk NGO internasional dan lokal. Dengan menggunakan kerangka tersebut, dapat membantu NGO dan PBB di masa mendatang dalam mengidentifikasi secara cepat mana proyek prioritas pemerintah daerah yang perlu di-support,” komentar Kepala Kantor Perwakilan Bangsa-Bangsa untuk Koordinasi Pemulihan Aceh-Nias di Nias (UNORC), Ros Young. Ros juga menjelaskan bahwa salah satu permasalahan di Nias selama dua tahun terakhir adalah kurangnya informasi yang detil, khususnya tentang infrastruktur, untuk kecamatan yang lebih terpencil.

Untuk mendukung perencanaan yang efektif dan komprefensif, ETESP-24 menggunakan teknologi dan metode Sistem Informasi Geografi (GIS) untuk menentukan dan menampilkan informasi spasial terbaru suatu wilayah. Informasi ini akan memudahkan penentuan kebutuhan yang lebih akurat dan realistis, juga faktor pembanding yang lebih efektif, sehingga proyek terpilih akan memberikan kontribusi pada pembangunan yang lebih rasional dan berkelanjutan.

Seperti dijelaskan oleh T.Nirarta Samadhi, Kepala Divisi Perencanaan dan Pengendalian BRR Perwakilan Nias, “Keunggulan dari ETESP-24 adalah adanya data base geospasial dalam bentuk peta sebagai basis pengambilan keputusan.”

Untuk informasi selanjutnya mengenai ETESP-24 dan proyek ETESP lainnya, silahkan hubungi:

ADB Extended Mission di Sumatera
Kepala ADB-EMS
Jln. Cut Nyak Dhien 375, Lamteumen Timur
Banda Aceh, NAD 23236
T: 0651 41429 F: 0651 45773
www.adb.org

BRR Perwakilan Nias
Kepala Divisi Perencanaan dan Pengendalian
Jln. Pelud Binaka Km 6,6 Desa Fodo
Gunung Sitoli, Nias
T: 0639 22848 F: 0639 22035
www.brr.go.id

BRR NAD-Nias
Deputi Perumahan dan Pemukiman
Jln. Muh. Thaher 20, Leung Bata
Banda Aceh, NAD 23247
T: 0651 636666 F: 0651 637777
www.brr.go.id

Sumber Berita:
PR & Communications
Earthquake and Tsunami Emergency Support Project – Package 24
Spatial Planning and Environmental Management

Facebook Comments