Tobasa (SIB)
Propinsi Tapanuli harus terwujud karena merupakan impian masyarakat Batak yang selama ini menginginkan pembaharuan demi terciptanya kehidupan masyarakat yang adil dan sejahtera. Hidup atau mati, Propinsi Tapanuli harus terwujud. Jangan sampai terjadi pertumbuhan darah.

Demikian ditegaskan Wakil Ketua Umum Badan Musyawarah Raja Sonak (BMRS) Porsea, Drs Gongga Napitupulu usai menghadiri rapat konsolidasi kepengurusan BMRS Porsea di Hotel Santo Porsea, Minggu (11/3). Dikatakannya, pembentukan Propinsi Tapanuli adalah suatu kebutuhan sehingga wajib hukumnya untuk diperjuangkan karena bertujuan mewujudkan cita-cita masyarakat yang berasaskan Pansalia.

Gongga mengutarakan, dirinya mendukung pembentukan Propinsi Tapanuli karena sangat sesuai dengan asas dan tujuan BMRS, yakni membela dan menegakkan kemerdekaan berpolitik, memperjuangkan terwujudnya keadilan yang bertanggungjawab dan memperjuangkan terciptanya kesejahteraan, keamanan dan hak hidup rakyat.

BMRS juga bertujuan memperjuangkan hak hidup seluruh rakyat Indonesia terutama dalam mengisi dan menjaga kemerdekaan serta kedaulatan bangsa yang bermartabat. “Untuk itu Propinsi Tapanuli harus terwujud. Kami bersedia meneteskan darah terakhir demi perjuangan mulia. Kami doakan juga tokoh masyarakat Sumut Bapak GM Panggabean serta seluruh panitia pembentukan Propinsi Tapanuli yang diketuai Ir GM Chandra, tetap dalam keadaan sehat serta selalu dalam lindungan Tuhan dalam mewujudkan cita-cita masyarakat Batak,” ujarnya.

Pada kesempatan itu Gongga Napitupulu juga menyampaikan bahwa BMRS dibentuk untuk meningkatkan kadar kecintaan sesama pomparan Raja Sonak Malela, sebagai wadah pembelajaran bagi generasi muda untuk melaksanakan petuah Raja Sonak Malela yaitu “Si sada lulu anak, si sada lulu tahi, si sada lulu tano, si sada lulu boru”. BMRS juga bertujuan mengkaji dan merencanakan peningkatan sumber ekonomi serta sebagai sarana menyuarakan aspirasi Raja Sonak Malela guna mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur,” ujarnya.

Tigor Napitupulu yang terpilih sebagai Ketua Umum BMRS Porsea itu tidak dapat menghadiri rapat kepengurusan konsolidasi, sementara itu Gongga Napitupulu terpilih sebagai Wakil Ketua Umum. Posisi Sekretaris Umum dijabat Manutur Marpaung dan Bendahara Umum dijabat Eduart Saragi. Pembina Tarikka Napitupulu, penasehat antara lain Op Berlin Napitupulu, Op David Marpaung, Op Binsar Simangunsong, Op Victor Napitupulu dan Op Lambok Napitupulu dan Op Paris Simangunsong. (AM/m)

Sumber: SIB 13 Maret 2007.

Facebook Comments