<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Sekitar 20 Ribu Warga Nias di Medan Tolak Bergabung dengan Protap</title>
	<atom:link href="http://niasonline.net/2007/02/23/sekitar-20-ribu-warga-nias-di-medan-tolak-bergabung-dengan-protap/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://niasonline.net/2007/02/23/sekitar-20-ribu-warga-nias-di-medan-tolak-bergabung-dengan-protap/</link>
	<description>A website of Nias people, culture and current affairs</description>
	<lastBuildDate>Fri, 10 Feb 2012 16:41:33 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
	<item>
		<title>By: Dali Gulo</title>
		<link>http://niasonline.net/2007/02/23/sekitar-20-ribu-warga-nias-di-medan-tolak-bergabung-dengan-protap/comment-page-1/#comment-1022</link>
		<dc:creator>Dali Gulo</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Mar 2007 05:34:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://niasonline.net/2007/02/23/sekitar-20-ribu-warga-nias-di-medan-tolak-bergabung-dengan-protap/#comment-1022</guid>
		<description>Saya sekedar mau bertanya, apakah sudah ada yang memintakan pendapat dari warga keturunan Nias yang bermukim di Tapanuli? Jumlah mereka juga ribuan orang dan sudah merantau ke Tapanuli sejak puluhan tahun. Mereka bermukim secara menetap dan jumlahnya jauh lebih besar dari jumlah orang Tapanuli yang bermukim di Nias. Mereka tersebar di daerah Barus, Kalang, Sibolga, Pandan, Pinang Sori, Huta Balang, Aek Godang, dan banyak daerah lainnya di Tapteng dan Taput. Apakah karena mereka kalangan bawah yang hanya petani, nelayan atau buruh sehingga suara mereka tidak perlu didengarkan? Apakah komunitas mereka sudah dianggap bukan lagi bagian dari warga keturunan Nias? Apakah mereka bukan bagian dari &quot;akar rumput&quot; sebagaimana yang diistilahkan oleh ORTU?. Dimana kepedulian anda, hai orang-orang yang mengaku berjuang untuk kepentingan rakyat Nias? Mereka ini adalah pejuang yang tangguh, yang selama puluhan tahun tidak membebani Nias, tak seperti para mahasiswa Nias di Medan yang masih banyak mengharapkan kiriman orang tuanya sehingga aliran uang ke luar Nias lebih banyak dari aliran uang masuk. Dan ini merupakan salah satu bagian dari proses pemiskinan Nias. Ketika mereka sudah bekerja belum tentu mau mengembalikannya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya sekedar mau bertanya, apakah sudah ada yang memintakan pendapat dari warga keturunan Nias yang bermukim di Tapanuli? Jumlah mereka juga ribuan orang dan sudah merantau ke Tapanuli sejak puluhan tahun. Mereka bermukim secara menetap dan jumlahnya jauh lebih besar dari jumlah orang Tapanuli yang bermukim di Nias. Mereka tersebar di daerah Barus, Kalang, Sibolga, Pandan, Pinang Sori, Huta Balang, Aek Godang, dan banyak daerah lainnya di Tapteng dan Taput. Apakah karena mereka kalangan bawah yang hanya petani, nelayan atau buruh sehingga suara mereka tidak perlu didengarkan? Apakah komunitas mereka sudah dianggap bukan lagi bagian dari warga keturunan Nias? Apakah mereka bukan bagian dari &#8220;akar rumput&#8221; sebagaimana yang diistilahkan oleh ORTU?. Dimana kepedulian anda, hai orang-orang yang mengaku berjuang untuk kepentingan rakyat Nias? Mereka ini adalah pejuang yang tangguh, yang selama puluhan tahun tidak membebani Nias, tak seperti para mahasiswa Nias di Medan yang masih banyak mengharapkan kiriman orang tuanya sehingga aliran uang ke luar Nias lebih banyak dari aliran uang masuk. Dan ini merupakan salah satu bagian dari proses pemiskinan Nias. Ketika mereka sudah bekerja belum tentu mau mengembalikannya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Orang Tua</title>
		<link>http://niasonline.net/2007/02/23/sekitar-20-ribu-warga-nias-di-medan-tolak-bergabung-dengan-protap/comment-page-1/#comment-810</link>
		<dc:creator>Orang Tua</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Feb 2007 11:38:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://niasonline.net/2007/02/23/sekitar-20-ribu-warga-nias-di-medan-tolak-bergabung-dengan-protap/#comment-810</guid>
		<description>Akar rumput mulai bergoyang. Karena itu kepada para  pemimpin formal yang hanya mementingkan kepentingan peribadi sesaat, dinasehatkan : &quot;TUFOI MBEWEU BULU LATO FATUA LEO MOHEDE&#039;O&quot;, sehingga tidak terjadi sikap dan perbuatan menjual harga diri dengan mengemis pada orang lain. Dan, kepada para intelektual Nias, yang benar mau pun yang semu, hendaknya lebih mengutamakan kepentingan masa depan rakyat Nias dari hanya menciptakan logika akal-akalan membela ide-gagasan yang keluar dari jalur.

Ya&#039;ahowu

ORTU</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Akar rumput mulai bergoyang. Karena itu kepada para  pemimpin formal yang hanya mementingkan kepentingan peribadi sesaat, dinasehatkan : &#8220;TUFOI MBEWEU BULU LATO FATUA LEO MOHEDE&#8217;O&#8221;, sehingga tidak terjadi sikap dan perbuatan menjual harga diri dengan mengemis pada orang lain. Dan, kepada para intelektual Nias, yang benar mau pun yang semu, hendaknya lebih mengutamakan kepentingan masa depan rakyat Nias dari hanya menciptakan logika akal-akalan membela ide-gagasan yang keluar dari jalur.</p>
<p>Ya&#8217;ahowu</p>
<p>ORTU</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

