Medan (Berita):

Bulog Sumut mulai Selasa menurunkan harga eceran tertinggi (HET) beras untuk operasi pasar murni (OPM) di daerah itu menjadi Rp3.700 per kg dari sebelumnya sebesar Rp 4.000 per kg guna mempercepat penekanan harga jual di daerah itu.

“Sementara terhitung Senin lalu, Bulog juga semakin memperluas peredaran beras OPM-nya hingga ke kios pengecer di luar penjualan yang dilakukan secara langsung ke konsumen,” kata Humas Bulog Divre Sumut, Aris Fadillah Harahap, di Medan, Selasa (23/01).

Sejak OPM beras di Medan dilakukan 8 Januari lalu, dalam beberapa hari terakhir harga beras di pasar Medan itu sudah mulai turun meski belum mencapai angka normal sebesar Rp4.600 per kg untuk jenis IR 64.

Harga beras di pasar tardisional Medan awal pekan inirata-rata berkisar Rp5.000 per kg dari harga jual sebelumnya yang mencapai Rp5.200 per kg.

Dengan penurunan HETberas itu, dan termasuk langkah Bulog yang menjalankan sistim pemasaran langsung dan melalui pengecer, maka diharapkan harga beras semakin bisa ditekan hingga ke angka normal, katanya.

Untuk di Medan, hingga 22 Januari, beras OPM yang sudah disalurkan Bulogmencapai 948, 4 ton.

Selain di Medan, sejak 22 Desember 2005, OPM beras juga dilakukan Bulog di enam kota/kabupaten lainnya masing-masing di Kisaran sebanyak 342 ton, Rantau Prapat 295 ton, Nias (270 ton), Padang Sidempuan (150 ton), Tebing Tinggi (132 ton) dan Pematang Siantar sejumlah 80 ton.

“OPM beras masih akan terus dilakukan hingga harga kembali normal di masing-masing daerah itu,” katanya. (Ant)

www.beritasore.com
tertanggal: Jan 24, 2007 at 08:44 AM

Facebook Comments