Medan, WASPADA Online

Ketua Umum DPP Partai Golkar HM Jusuf Kalla menegaskan, pembentukan Provinsi Tapanuli (Protap) belum saatnya dilakukan. Apalagi, tahapan pembentukan Protap ini nantinya, hanya bertujuan untuk memecah belah rakyat. “Bila tujuannya hanya memecah belah, maka belum saatnya Protap dibentuk,” kata Jusuf Kalla, seperti dituturkan Ketua DPD Partai Golkar Sumut, HM Ali Umri SH MKn usai pelantikan dirinya sebagai Ketua Umum Forum Komunikasi Magister Kenotariatan (FOMKI) Pusat periode 2007-2010, di Griya Dome, Sabtu (27/1) malam.

Pernyatan Jusuf Kalla, selaku Ketua Umum DPP Partai Golkar ini, kata Ali Umri, jauh-jauh hari telah disampaikan kepada dirinya. “Pak Ketua Umum, telah menyampaikan kepada saya, kalau pembentukan Protap hanya memecah belah, maka Protap jangan dibentuk dulu,” kata Ali Umri.

Secara institusi juga, kata Ali Umri, Partai Golkar Sumut belum memiliki sikap resmi terhadap Provinsi Tapanuli. Menurutnya, pembentukan Protap yang digulirkan beberapa elemen masyarakat di Sumut, harus dipertimbangkan secara matang.

HM Ali Umri, SH.MKn dengan suara aklamasi, terpilih sebagai Ketua Umum Forum Komunikasi Magister Kenotariatan Indonesia (FOMKI) pusat periode 2007-2010. Umri terpilih, setelah 6 provinsi memberikan dukungan penuh, pada Kongres FOMKI yang berlangsung di Griya Dome, Sabtu (27/1) malam.

Usai terpilih menjadi Ketua Umum FOMKI, Umri melantik kepengurusan FOMKI Pusat periode 2007-2010, di Aula Grida Dome Jalan Amir Hamzah Medan. Hadir dalam pelantikan pengurus FOMKI, utusan peserta dari Universitas Indonesia (UI), Universitas Gajah Mada (UGM), Universitas Airlangga (Unair), Universitas Padjajaran (Unpad) dan Universitas Sumatera Utara (USU). (m33)

Sumber: Waspada Online, 28 Januari 2007

Facebook Comments