Gunungsitoli, WASPADA Online

Sejumlah elemen masyarakat Nias meminta Kepala Pelabuhan Udara Binaka Gunungsitoli diganti, karena dinilai telah melalaikan tugas dalam hal pengawasan pengamanan landasan pacu, mengakibatkan ancaman keselamatan pesawat dan penumpang.

Desakan itu mencuat sebagai akibat meluapnya air di landasan pacu Bandara Binaka Gunungsitoli, Sabtu, (20/1) sehingga sejumlah jadwal penerbangan dari Medan Nias-Medan ditunda dan ratusan calon penumpang menjadi terlantar. Pada pemberitaan sebelumnya, sejumlah jadwal penerbangan rute Medan-Nias. Medan, Sabtu (20/1) ditunda hingga beberapa jam akibat landasan pacu Bandara Binaka Gunungsitoli digenangi air yang meluap dari sungai yang ada didalam lokasi bandara. Meluapnya sungai akibat penyempitan aliran sungai disebabkan pembuangan bekas timbunan proyek BRR untuk perpanjangan landasan yang sedang dikerjakan kontraktor.

Untuk mengatasi genangan air sungai yang meluap, pihak kontraktor yang mengerjakan perpanjangan landasan pacu Bandara Binaka terlihat dari pagi hingga pukul 16:00 masih bekerja keras membuka aliran sungai, dengan menurunkan alat berat seperti beko agar air yang menggenangi landasan menjadi kering. Ketua LSM PHP Nias, Hamdan Telaumbanua menyesali kinerja Kepala Pelabuhan Udara Binaka Gunungsitoli yang kurang memperhatikan keamanan landasan pacu. Seharusnya Kepala Bandara melakukan pengawasan proyek pelebaran landasan pacu, sehingga penyempitan aliran sungai tidak terjadi.

Hal senada disampaikan Pimpinan Perencanaan Bangun Nias Mandiri (Banim), Vercely Daeli, ST, mengatakan, pada pembangunan pelebaran landasan pacu harus berdasarkan analisa site yang akhirnya menjadi pedoman dalam menentukan kriteria dalam proses tahap pelebaran landasan pacu. Analisa site terdiri dari analisa tapak lokasi daerah pelabuhan udara dan analisa dampak lingkungan sekitar lokasi proyek, sehingga selama proses pembangunan kegiatan transportasi udara termasuk lingkungan sekitar itu tidak terganggu. cbj) (wns)

Sumber : www.waspada.co.id 26 Jan 2007

Facebook Comments