Nias Rawan Bencana

Tuesday, January 23, 2007
By nias

Gunungsitoli, WASPADA Online

Kabupaten Nias yang secara geografis terletak di daerah khatulistiwa dan berada dibagian barat Provinsi Sumatera Utara, merupakan daerah rawan bencana, baik yang disebabkan alam maupun ulah manusia.

“Kondisi tersebut mendorong dan mengharuskan masyarakat proaktif mewaspadai kemungkinan terjadinya bencana alam,” sebut Bupati Nias, Binahati B. Baeha, SH pada pidato tertulisnya dibacakan Wakil Bupati, Temazaro Harefa pada pembukaan rapat Satlak PBP Nias dan sosialisasi prosedur tetap penanganan bencana di Nias, diselenggarakan di ruang rapat lantai II kantor bupati, Kamis (18/1).

Wakil Bupati mengatakan, dalam peraturan bupati tersebut, secara detail diatur tentang organisasi administrasi, dan tata kerja penanganan bencana dengan manajemen penanganan bencana berbasis masyarakat. Sehingga kita berharap, melalui sosialisasi peraturan Bupati Nias No. 10 tahun 2006 tentang prosedur tetap (Protap) penanganan bencana alam, Satuan Pelaksana Penanggulangan Bencana dan Pengungsi (Satlak PBP) mampu melaksanakan tugas secara efektif dan efisien.

Kepala Badan Kesbang dan Linmas Nias, A.A. Gulo, SH melaporkan, pelaksanaan rapat Satlak PBP dan sosialisasi Protap penanganan bencana alam yang dilaksanakan tersebut dimaksudkan menyatukan persepsi pemahaman, pengertian sekaligus menyusun langkah penanganan bencana di daerah Nias, yang dilaksanakan personil Satlak PBP, instansi pemerintah dan seluruh masyarakat sebagai langkah antisipasi dan upaya konkrit dalam penanganan bencana.

Dia juga melaporkan, peserta yang mengikuti sosialisasi terdiri unsur Muspida Plus, Personil Satlak PBP Nias, Pimpinan BUMN/BUMD/Ormas Camat se Nias dan Sekretariat Satlak PBP/Bandan Kesbang dan Linmas Nias.

Ditampung APBD
Menjawab pertanyaan para Camat tentang kekurangan peralatan dan anggaran dalam menangani bencana alam, Wabup mengatakan bahwa peralatan yang diperlukan dan anggaran operasional untuk kecamatan, kelurahan/desa akan diperjuangkan agar dapat tertampung dalam APBD, disamping itu Wabup mengharapkan kepada para Camat agar tanggap dalam penanganan bencana diwilayahnya.

Keberadaan Satlak PBP Nias yang telah berusia sekira 2 tahun harus diakui besar manfaatnya, terutama saat menanggani bencana yang selama ini terjadi silih berganti.

Permasalahan mendasar yang mempengaruhi kinerja Satlak PBP selama ini antara lain, tidak ada pemahaman yang sama antar pemerintah daerah, BRR, NGO, dan masyarakat dalam menentukan program prioritas kebutuhan yang paling mendesak bagi masyarakat Nias pasca gempa, karena itu pada 2007 koordinasi perlu ditingkatkan dari sekedar slogan menjadi kenyataan yang wajib dilakkoni semua stakeholder termasuk Satlak PBP Nias.
(cbj) (wns)

Sumber: Waspada, 22 Januari 2007

Leave a Reply

Comment spam protected by SpamBam

Kalender Berita