Pemprovsu mendukung kebulatan tekad elemen masyarakat atas pembentukan Provinsi Tapanuli (Protap) yang akan disampaikan kepada Komisi II DPR pada 12 Januari 2007 nanti di Lapangan Serba Guna Tarutung. Pemprovsu berharap kebulatan tekad itu tidak sampai merusak citra Sumut.

“Jangan sampai merusak citra. Karena ini apel kebulatan tekad, semua elemen harus ke depankan keharmonisan dan kekondusifan. Semua harus menunjukkan sikap kebersamaan di hadapan Komisi II DPR RI,” ujar Sekdaprovsu Drs H Muhyan Tambuse mewakili Gubsu, Selasa (9/1) saat menerima Ketua Tim Pemrakarsa Pembentukan Provinsi Tapanuli Ir GM Chandra Panggabean didampingi pengurus lainnya seperti DR (HC) Drs Toga Sianturi MA, Drs Burhanuddin Rajagukguk, Aliozisokhi Fau SPd, Hitler Siahaan SH, Ir Ruben Simangunsong, Jumongkas Hutagaol SE, KCT Sianturi, Sanggam Bakkara dan Ir Hasudungan Butarbutar MSi.

Sekdaprovsu menyebutkan, pembentukan Provinsi Tapanuli semata-mata berdasarkan aspirasi masyarakat yang direspon DPRD dan bupati/walikota. Pemprovsu tidak punya alasan untuk tidak meneruskan ke pihak-pihak terkait, dan ini akan dilakukan setelah ditandatangani Gubsu. Dalam kaitan ini, kata Muhyan, Gubsu telah meminta dewan segera mengagendakannya.

Muhyan meminta panitia harus dapat mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan terkecil, khususnya menyangkut pro kontra yang dikhawatirkan akan menimbulkan konflik. Pro kontra merupakan hal yang wajar, tapi jangan sampai merusak citra.

”Yang akan hadir pada perhelatan itu bukan hanya dari kaum Nasrani, tapi juga ada Muslim. Juga harus dipikirkan dan disiapkan kesiapan berkaitan dengan rumah makan dan masjid untuk salat,” ujar Muhyan didampingi Asisten Tatapraja Drs Edward Simanjuntak MM dan Kepala Bappedasu Drs RE Nainggolan MM.

Sekdaprovsu juga menegaskan pentingnya menjaga kerukunan berkaitan dengan pembentukan Provinsi Tapanuli. Menurutnya, pro kontra diharapkan tidak memicu perpecahan. ”Sejauh ini persyaratan untuk pembentukan Provinsi Tapanuli itu sudah cukup. Namun, yang terpenting menjaga kekondusifan dan keharmonisan,” tandasnya.

Sebelumnya Ir GM Chandra Panggabean menjelaskan tentang persiapan acara penyampaian kebulatan tekad elemen masyarakat 10 kabupaten/kota pendukung Provinsi Tapanuli.

Dikatakannya, hingga kini persiapan untuk kebulatan tekad itu sudah matang dan terus dilakukan koordinasi dengan sejumlah tokoh agama/masyarakat dan para kepala daerah yang mendukung.

Panitia, kata Chandra Panggabean, akan mangulosi Ketua Komisi II DPR RI EE Mangindaan dan enam anggota komisi lainnya, Gubsu, bupati/walikota yang mendukung terbentuknya Provinsi Tapanuli. Selain itu panitia juga akan menyerahkan seperangkat pakaian adat khusus kepada EE Mangindaan.

Pada kesempatan tersebut Tim Pemrakarsa Provinsi Tapanuli juga menyampaikan undangan resmi kepada Sekdaprovsu dan juga Gubsu untuk memberikan sambutan pada acara tersebut.

”Semua persiapan telah dikerjakan dan panitia juga mendapat dukungan dari para KDH, tokoh-tokoh seperti TB Silalahi, Luhut Panjaitan dan dewan penasihat lainnya,” ujar Chandra Panggabean.

Sumber: Harian Global, Rabu 10 Januari 2007

Facebook Comments