Paksakan Tapteng/Sibolga Bergabung dengan Provinsi Tapanuli Timbulkan Kerawanan Sosial

Monday, December 11, 2006
By nias

*Kalau Terus Dipaksakan Tapteng/Sibolga akan Jadi Poso Kedua

Medan, (Analisa)
Wacana pembentukan Provinsi Tapanuli saat ini telah menjadi gerakan politik yang berpotensi menimbulkan kerawanan sosial serta berimplikasi serius terhadap keutuhan masyarakat terutama di Kabupaten Tapanuli Tengah/Kota Sibolga.
Hal itu disampaikan Forum Komunikasi Masyarakat Tapanuli Tengah/Sibolga untuk Penolakan Bergabung dengan Provinsi Tapanuli kepada wartawan di Medan, Jumat (8/12).

Mereka terdiri dari Drs H Mustafa Sibuea, Irmansyah Batubara SH SpN, Prof Dr Hasyimsyah Nasution MA, Drs M Zahrin Piliang, Prof Dr Azhar Tanjung SpPD, Rusli Siburian, H Annizar Simanjuntak SP, Hapcin Suhairy SE MSi, Ikhwaluddin Simatupang SH, Rajoki Nainggolan SE MA dan pengurus lainnya.

Dikatakan, cara-cara yang digunakan oleh orang yang mengaku “Pemrakarsa Pendirian Provinsi Tapanuli” sudah tidak dapat lagi ditolerir. Sebab sudah mengaburkan sejumlah fakta. Salah satunya adalah hasil tim peneliti Pendirian Provinsi Tapanuli Pemprovsu yang diterbitkan Oktober 2005 lalu.

“Hasil penelitian para pakar itu dengan tegas menyatakan bahwa berdasarkan indikator-indikator yang ditentukan peraturan perundang-undangan dan berdasarkan analisis sosio-politis, ekonomis, historis dan kultural, Provinsi Tapanuli tidak layak didirikan,” kata Sibuea.

Disebutkan, cara-cara yang dilakukan dengan menggunakan isu etnisitas dan klaim suku-suku tertentu ternyata tidak benar. Sebab masyarakat Tapteng/Sibolga baik yang berdomisili di Medan, Jakarta maupun di Tapteng/Sibolga sendiri jelas-jelas menolak bergabung dengan Provinsi Tapanuli.

“Jika pemaksaan itu terus berlanjut, dan masyarakat Tapteng/Sibolga tetap diklaim mendukung Provinsi Tapanuli, berarti mereka yang menyebut dirinya Pemrakarasa Provinsi Tapanuli telah menabuh genderang perang. Kami masyarakat Tapteng/Sibolga siap melayaninya,” tegasnya.

POSO
Tapteng/Sibolga menurut mereka dihuni etnis Batak Toba, Minang, Mandailing, Tionghoa, Jawa, Bugis, Aceh, Arab dan India. Sekarang telah membentuk komunitas Batak Pesisir, Minang Sibolga, Mandailing Pesisir, Tionghoa Sibolga dan lainnya.

“Jadi bila ada segelintir pihak yang mengganggu keutuhan dan mengklaim masyarakat Tapteng/Sibolga setuju bergabung dengan Provinsi Tapanuli, hal itu berpotensi mendorong terjadinya konflik horizontal dan akan menjadi Poso kedua,” ujarnya.

Hasyimsyah menjelaskan, secara kultural meskipun masyarakat Tapteng/Sibolga memiliki marga yang sama, namun sekarang sudah jauh berbeda dengan kabupaten yang akan bergabung dengan Provinsi Tapanuli.

“Sibolga adalah miniatur Indonesia dengan komunitas yang berimbang bagi semua perbedaan. Jadi kalau ada yang mau mendominasi akan sangat rawan, apalagi ada pihak luar yang ikut campur,” katanya.

Dia yakin, bukan hanya muslim yang menolak bergabung dengan Provinsi Tapanuli. Namun juga non muslim akan menolak sebab selama ini sikap toleransi di Sibolga sudah tercipta dengan baik.

Mereka mengimbau agar DPRD Tapteng atau Sibolga supaya satu suara dalam mempertahankan keputusan yang telah diambil. Sebab kalau tidak mereka akan berhadapan dengan masyarakat Tapteng/Sibolga.

Mereka juga meminta agar figur karbitan yang mengatasnamakan tokoh masyarakat Tapteng/Sibolga untuk segera menghentikan provokasinya. Sebab figur tersebut hanya tokoh yang ditokohkan untuk ditokoh-tokohi. (sah)

*Sumber: Analisa Online, 11 Desember 2006

2 Responses to “Paksakan Tapteng/Sibolga Bergabung dengan Provinsi Tapanuli Timbulkan Kerawanan Sosial”

  1. 1
    FITRIANSYAH Says:

    Aku juga tidak setuju Sibolga-Tapteng masuk PROTAP.

    Dan pembentukan otonomi yang mendukung kesejahteraan adalah Sibolga Tapteng, Nias san pulau sekitarnya bergabung menjadi propinsi Pesisir Sejahtera yang disokong oleh peran Sibolga sebagai pelabuhan economic centernya.

    Jelas lebih berguna daripada bergabung dengan Tapanuli Utara.

  2. 2
    ferdipa Says:

    aku sih setuju-sutuju saja, yang penting nanti gubernurnya bergiliran dari sem,ua etnis batak

Leave a Reply

Comment spam protected by SpamBam

Kalender Berita

December 2006
M T W T F S S
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031