Operasi Pasar Minah di Nias Diwarnai Baku Hantam

Friday, December 1, 2006
By nias

Gunungsitoli, (Analisa)

Operasi pasar Minyak Tanah di Desa Boyo Kecamatan Gunungsitoli yang dilaksanakan oleh Depot Pertamina I Gunungsitoli diwarnai dengan aksi dorong-mendorong dan baku hantam antara salah seorang warga dengan petugas Agen Minyak Tanah (AMT) dari CV Serwuing, Rabu (29/11).
Operasi pasar yang dimulai pukul 10.00 WIB oleh petugas AMT, ratusan warga Desa Boyo dan sekitarnya memadati lokasi operasi pasar di depan pangkalan BBM UD Tolong Menolong sehingga mengakibatkan antrian panjang dan aksi dorong oleh para warga setempat untuk mendapatkan minyak tanah.

Akibat dari antrian tersebut beberapa jam petugas AMT memberhentikan kegiatan operasi pasar namun setelah warga menjamin tidak adanya keributan lagi dan tertib dalam pembagian minyak tanah petugas melanjutkan kegiatan operasi pasar.

Selang beberapa menit dilanjutkannya operasi salah seorang warga yang sedang berantrian dan sudah terlanjur membayarkan uang kepada petugas AMT, karena tidak sabar menuggu dan pembagian operasi pasar tersebut dan dikarenakan suasana warga yag terus melakukan dorong mendorong dan tidak tertib, warga tersebut ingin meminta kembali uangnya kepada petugas AMT sebesar Rp50 ribu.

Dari petugas AMT yang sedang bekerja mengatakan kepada warga untuk sabar dan tertib, namun keduanya saling mengeluarkan kata-kata makian yang menimbulkan warga dan petugas AMT sama-sama emosi sehingga terjadi tonjok-menonjok.

Saat terjadinya perkelahian tersebut para ibu-ibu rumah tangga yang berada di lokasi yang sedang menunggu jatah merasa ketakutan dan berteriak agar perkelahian tersebut diberhentikan.

Akibat dari perkelahian tersebut warga yang menginginkan uangnya kembali mengalami cedera pada bibir bagian atas, pecah dan mengeluarkan darah segar. Insiden tersebut tidak terjadi lama karena dipisahkan oleh warga lain yang berada di lokasi.

Pada operasi tersebut harga HET yang diberikan kepada warga dari pertamina Rp2.250/liter dengan 10 liter per kepala keluarga.

Dari pantauan Analisa yang dilokasi operasi tersebut petugas AMT merasa kewalahan melayani karena adanya beberapa warga yang serahkan minyak tanah dengan beberapa kali ikut dalam antrian panjang. (kap)

*Sumber: Analisa, 1 Desember 2006.

Leave a Reply

Comment spam protected by SpamBam

Kalender Berita

December 2006
M T W T F S S
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031